Prediksi Juara Piala Dunia 2026: Koster dan Rektor Unud Kompak Pilih Prancis

Gubernur Bali Wayan Koster (kiri) dan Rektor Universitas Udayana Prof. I Ketut Sudarsana. (Balihotnews/Ist)
Gubernur Bali Wayan Koster (kiri) dan Rektor Universitas Udayana Prof. I Ketut Sudarsana. (Balihotnews/Ist)

Balihotnews.com | BADUNG – Gemuruh sorak-sorai memecah kawasan Peninsula, ITDC Nusa Dua, Badung. Di tengah puluhan pasang mata yang terpaku pada layar raksasa, Gubernur Bali Wayan Koster tampak larut dalam euforia laga perempat final Piala Dunia 2026.

​Insting sang gubernur saat itu ternyata sangat tajam. Ia sukses menebak skor dramatis 3-1 untuk kemenangan Argentina atas Swiss. Namun, untuk urusan siapa yang akan membawa pulang trofi bergengsi tahun ini, pandangannya tertuju pada satu nama, yakni Tim Ayam Jantan, Prancis.

​”Saya jagokan Prancis. Yang lain tidak jauh-jauh dari Argentina dan Spanyol untuk maju ke babak selanjutnya,” ungkap pria asal Desa Sembiran, Buleleng ini seusai acara nonton bareng (nobar), Minggu (12/6/2026).

Berita Terkait:  KPK Apresiasi Pemprop Bali, Gubernur Koster Terima Penghargaan Kontribusi Teraktif Pelaksanaan SPI Pendidikan

​Keyakinan orang nomor satu di Pemprov Bali itu bukan tanpa dasar. Prancis sukses tampil impresif mengamankan tiket semifinal usai mengandaskan perlawanan Maroko 2-0 lewat eksekusi taktis Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele.

​Di babak empat besar nanti, skuad Les Bleus sudah ditunggu oleh Spanyol dalam duel sarat gengsi pada Rabu (15/7/2026) dini hari pukul 03.00 Wita. Laga ini sekaligus menjadi partai ulangan krusial dari memori semifinal Euro 2024 dan Nations League 2025 yang kala itu memihak Tim Matador Spanyol.

​Menariknya, gacoan Koster ini menggemakan pilihan yang sama dari Rektor Universitas Udayana (Unud), Prof I Ketut Sudarsana. Namun, alasan sang rektor justru lahir bukan dari kalkulasi taktik lapangan hijau, melainkan dari lemari pakaian.

Berita Terkait:  Bupati Satria Salurkan Bansos dan CSR Bank BPD Bali untuk Warga Disabilitas dan Lansia

​”Untuk Piala Dunia saat ini, sebenarnya saya bingung antara Spanyol, Prancis, dan Argentina. Tetapi saya melihat kok kayaknya Prancis ya. Karena baju saya juga biru nih,” seloroh Prof. Sudarsana diiringi gelak tawa saat ditemui di Kampus Unud, Sudirman, Denpasar, Selasa (7/7/2026) lalu.

Sementara itu, ​di luar keriuhan prediksi skor dan dukungan tim, Gubernur Koster melihat event global ini dengan lensa yang lebih luas. Nobar yang menyedot animo publik ini adalah etalase nyata bagi visi sport tourism yang sedang didorong kuat menjadi wajah baru pariwisata Pulau Dewata.

​Pemerintah Provinsi Bali terus memfasilitasi ruang-ruang kegiatan berbasis olahraga untuk mendongkrak daya tarik wisata.

Berita Terkait:  Kuta Selatan Mati Air Sepekan, BEM Unud Sentil Janji Politik Bupati Badung Adi Arnawa

​Pagi itu di arena nobar, sebelum melayani antusiasme warga dan turis yang berebut swafoto, Koster juga menyempatkan diri menyusuri pameran foto jurnalistik di lokasi acara.

​Deretan potret bersejarah dari panggung Piala Dunia hingga aksi Timnas Indonesia dari masa ke masa yang dipamerkan seolah menjadi saksi bisu, bahwa pesona sepak bola selalu sukses menyatukan berbagai kalangan. *** (dre)

Berita Terkini