Polres Badung Selidiki Keributan Antar WNA di Bar Kawasan Tibubeneng

Polres Badung tengah melakukan penyelidikan terkait keributan yang melibatkan sejumlah warga negara asing (WNA) di restoran dan bar Jade by Todd English, yang berlokasi di Jalan Pemelisan Agung, Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Balihotnews.com l MANGUPURA– Polres Badung tengah melakukan penyelidikan terkait keributan yang melibatkan sejumlah warga negara asing (WNA) di restoran dan bar Jade by Todd English, yang berlokasi di Jalan Pemelisan Agung, Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Pejabat Sementara Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti menjelaskan penyelidikan dilakukan berdasarkan laporan informasi Nomor : R/LI-393/V/RES.1.24./2026/Satreskrim tanggal 22 Mei 2026, serta Surat Perintah Tugas dan Surat Perintah Penyelidikan yang diterbitkan Satreskrim Polres Badung pada 23 Mei 2026.

“Pada hari Sabtu, 23 Mei 2026, dipimpin langsung Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba bersama tim telah dilakukan penyelidikan terkait adanya keributan antara WNA dengan WNA yang terjadi di restoran Jade by Todd English,” ujarnya.

Berita Terkait:  Dampingi Presiden RI V Megawati Tinjau Abrasi Pantai Kuta, Gubernur Koster dan Wagub Dorong Sinergi Penanganan Pesisir

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 22 Mei 2026 sekitar pukul 01.40 WITA. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, keributan bermula dari cekcok mulut antara sekelompok WNA kulit hitam yang berada di meja L302 sekitar tujuh orang dengan kelompok WNA kulit putih di meja L303 sekitar lima orang.

Situasi kemudian memanas saat tiga orang WNA berbadan besar yang berada di meja D11 menghampiri lokasi keributan. Meski sempat dilerai petugas keamanan, insiden kembali membesar setelah salah satu WNA di meja L302 diduga melempar gelas kaca yang mengenai pelipis salah satu tamu di meja D11.

“Merasa dilempar gelas, tamu meja D11 mendekat ke arah meja L302 untuk melakukan balasan sehingga terjadilah keributan sebagaimana dalam video viral tersebut,” jelasnya.

Berita Terkait:  Jambret Kalung Emas di Denpasar Barat, Pelaku Gagal Membawa Barang Korban

Dalam penyelidikan itu, polisi turut memeriksa sejumlah saksi, mulai dari petugas keamanan, pihak manajemen hingga karyawan restoran. Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti serta mengambil rekaman CCTV.

Akibat kejadian tersebut, beberapa WNA mengalami luka-luka. Selain itu, sejumlah barang di lokasi mengalami kerusakan, di antaranya 89 gelas pendek, 68 gelas sloki, 20 gelas hibol panjang, lima gelas hibol pendek serta 15 carafe besar.

Dari hasil penyelidikan sementara, keributan diduga dipicu kesalahpahaman antar pengunjung yang dipengaruhi konsumsi minuman beralkohol.

Polres Badung saat ini masih menunggu laporan resmi dari pihak manajemen dan akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut termasuk berkoordinasi dengan pihak imigrasi terkait keterlibatan para WNA dalam insiden tersebut. (Bhn)

Berita Terkait:  Penghargaan ITLS Awards 2026 untuk Tri Hita Karana

Berita Terkini