Nyepi 2026, Indosat Matikan Layanan Data di Bali, Objek Vital Tetap Aman

Indosat menghentikan layanan data seluler di seluruh wilayah Bali pada 19-20 Maret 2026 untuk menghormati pelaksanaan Catur Brata Penyepian. (Balihotnews/Istimewa).
Indosat menghentikan layanan data seluler di seluruh wilayah Bali pada 19-20 Maret 2026 untuk menghormati pelaksanaan Catur Brata Penyepian. (Balihotnews/Istimewa).

Balihotnews.com | DENPASAR – Operator seluler Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bakal mematikan sementara layanan internet di seluruh wilayah Bali selama 24 jam penuh saat perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948.

Meski internet untuk publik diputus total, masyarakat tak perlu khawatir karena akses telekomunikasi untuk sejumlah objek vital dipastikan tetap aman dan beroperasi normal.

​Bagi warga maupun wisatawan yang berada di Pulau Dewata, jadwal penonaktifan data seluler ini akan dimulai pada Kamis (19/3/2026) pukul 06.00 Wita dan baru akan kembali normal pada Jumat (20/3/2026) pukul 06.00 Wita.

​Langkah pemutusan akses internet ini dilakukan demi menjaga kekhusyukan umat Hindu dalam menjalani Catur Brata Penyepian.

Berita Terkait:  Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

​SVP-Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison, Ovidia Nomia, menjelaskan bahwa kebijakan ini sejalan dengan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor B.14.000/1434/IKP/D.KOMINFOS tertanggal 28 Februari 2026.

​”Layanan telekomunikasi untuk fasilitas penting seperti rumah sakit, kantor kepolisian, bandara, dan pemadam kebakaran tetap kami buka sesuai ketentuan. Bagi Indosat, menghadirkan layanan yang lebih baik juga berarti menghormati kearifan lokal,” ujar Ovidia dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/3/2026).

​Kebut Kesiapan Jaringan Jelang Ramadhan

​Selain penyesuaian operasional saat Nyepi, Indosat juga tengah mengebut penguatan keandalan jaringan di kawasan Bali dan Nusa Tenggara (Nusra). Hal ini sebagai langkah antisipasi melonjaknya kebutuhan internet masyarakat menjelang Ramadhan dan libur Lebaran.

Berita Terkait:  Dampingi Presiden RI V Megawati Tinjau Abrasi Pantai Kuta, Gubernur Koster dan Wagub Dorong Sinergi Penanganan Pesisir

​Sebagai persiapan, Indosat telah merampungkan uji kualitas jaringan (experience check) di sejumlah titik keramaian utama (Point of Interest).

​Pengamanan jaringan difokuskan pada simpul transportasi dan destinasi wisata favorit. Mulai dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Pelabuhan Benoa, Pelabuhan Padang Bai, Terminal Ubung, Terminal Mengwi, hingga titik padat turis seperti Sanur, Ubud, dan Canggu.

​Guna menyokong kapasitas jaringan di area dengan pergerakan masyarakat yang padat, armada Mobile BTS (MBTS) juga turut disiagakan di berbagai lokasi strategis.

​Berdasarkan data historis Indosat, lalu lintas data di Bali dan Nusra diproyeksikan bakal melonjak tajam selama periode mudik dan libur Lebaran.

Peningkatan trafik tertinggi diperkirakan terjadi di wilayah Lombok Utara dengan lonjakan mencapai 15-23 persen, disusul wilayah NTB lainnya seperti Sumbawa, Bima, Dompu, dan Lombok Timur.

Berita Terkait:  Kriyanusa 2026, Dekranasda Klungkung Kenalkan Produk Kerajinan Lokal

​”Melalui inisiatif ini, perusahaan berupaya untuk terus menghadirkan layanan yang relevan di setiap momen penting masyarakat, baik melalui penyesuaian saat Nyepi maupun kesiapan jaringan menyambut Idul Fitri,” tutup Ovidia.***(dre)

Berita Terkini