Semarak HUT ke-66 Karang Taruna Gianyar: Soroti Potensi 100 Ribu Pemuda, Sentil Separuh Desa Belum Aktif

Suasana perayaan BBKT dan HUT ke-66 Karang Taruna Gianyar di Desa Batubulan Kangin, Kecamatan Sukawati, Sabtu (26/9/2026). (Balihotnews/red)
Suasana perayaan BBKT dan HUT ke-66 Karang Taruna Gianyar di Desa Batubulan Kangin, Kecamatan Sukawati, Sabtu (26/9/2026). (Balihotnews/red)

Balihotnews.com | GIANYAR – Rangkaian Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) dan HUT ke-66 Karang Taruna di Kabupaten Gianyar berlangsung meriah. Digelar di Desa Batubulan Kangin, Kecamatan Sukawati pada 25-26 September 2026, perayaan ini menjadi momentum penting kebangkitan peran pemuda desa.

​Ketua Karang Taruna Kabupaten Gianyar, I Komang Adi Sudarta, menyoroti besarnya potensi demografi di wilayahnya. Pria yang akrab disapa Mangadi ini menyebut Gianyar memiliki lebih dari 100 ribu pemuda berusia 16-30 tahun.

​Namun, potensi besar itu berbanding terbalik dengan kondisi keaktifan organisasi di lapangan. Menurut Mangadi, dari total 70 desa dan kelurahan di Kabupaten Gianyar, baru separuhnya yang memiliki kepengurusan Karang Taruna aktif.

​”Momentum HUT ke-66 Karang Taruna ini harus menjadi pelecut semangat kita bersama. PR di tingkat kabupaten cukup berat, karena dari 70 desa/kelurahan, baru setengahnya yang aktif,” tegas Mangadi, Sabtu (26/9/2026).

Berita Terkait:  Pesona Lemukih Eco Village Jadi Ruang Belajar Alam Sispala Wira Satya Mandala

​Ia mendorong sinergi dan kolaborasi lintas sektor untuk membangkitkan kembali organisasi kepemudaan ini. Menurutnya, dukungan dari pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga desa sangat krusial untuk memberikan pembinaan berkelanjutan.

​Usung Tema Kesinambungan Budaya dan Aksi Nyata

​Peringatan usia ke-66 tahun organisasi kepemudaan yang berdiri sejak 1960 ini mengusung tema ‘Parampara Yowana’ dengan tagline ‘Solah, Salih, Suluh’.

​Ketua Panitia BBKT & HUT ke-66 Karang Taruna Gianyar, I Putu Budi Artawan, menjelaskan tema tersebut memiliki makna mendalam tentang kesinambungan nilai luhur antar-generasi.

​”Sementara tagline Solah, Salih, Suluh wujud dari aksi nyata berkarya, mengabdi dengan integritas, serta menjadi pusat edukasi dan pencerahan bagi masyarakat,” jelas Budi.

Berita Terkait:  Jelang Putusan Praperadilan, Propam Mabes Polri Registrasi Aduan Kubu Eks Kepala BPN Bali

​Aksi nyata tersebut diwujudkan lewat serangkaian kegiatan sosial dan pelestarian adat. Mulai dari sosialisasi mitigasi bencana, cek kesehatan gratis, donor darah, hingga penebaran Eco Enzyme.

​Tak ketinggalan, ragam kompetisi tradisional Bali turut meramaikan suasana. Di antaranya Lomba Tari Rejang Sari, Canang Rebong, kreasi lampion atau janur, serta sate tegeh.

​Gotong Royong Tuan Rumah dan Dukungan Pemerintah

​Dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggara tingkat kabupaten, Karang Taruna Dharma Sentana Desa Batubulan Kangin sukses membuktikan soliditas mereka.

​Ketua Karang Taruna Dharma Sentana, Ni Ketut Dina Sartika Juliani, mengaku bangga atas kerja keras seluruh anggotanya. Kesuksesan acara tersebut diklaim tak lepas dari semangat gotong royong pemuda desa.

Berita Terkait:  Imigrasi Ngurah Rai Usir 9 Bule Nakal, Ada yang Nyamar Jadi Investor hingga Buka Praktik di Canggu

​”Dengan semangat ringan sama dijinjing, berat sama dipikul, setiap agenda dapat diselesaikan bersama-sama oleh seluruh pengurus dan anggota,” ujar Dina bangga.

​Puncak acara penutupan berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah tokoh penting. Di antaranya Kepala Dinas Sosial Gianyar I Nyoman Tri Budi Artanto, Anggota DPRD Gianyar I Wayan Swarjaya, Ketua MPKT Gianyar Made Suantara, serta Muspika Kecamatan Sukawati.

​Perbekel Batubulan Kangin bersama jajaran tokoh masyarakat setempat turut memberikan apresiasi penuh. Pemerintah desa menegaskan komitmennya untuk selalu berdiri di belakang gerakan kepemudaan demi kesejahteraan sosial dan pelestarian budaya.*** (dre)

Berita Terkini