Jelang Penerimaan Siswa-Siswi Baru, DPRD Bali Dorong Pembenahan Sistem Kurasi

DPRD Bali Komisi V I Nyoman Suwirta. (balihotnews/dio)

Balihotnews.com | DENPASAR – Menjelang penerimaan siswa-siswi baru, Komisi V DPRD provinsi Bali meminta Sistem kurasi pendaftaran sekolah dibenahi untuk menghindari adanya ketertinggalan para murid pada saat pendaftaran karena susahnya memasukkan data-data.

“Sekarang saja belum berjalan tapi sudah ada keluhan kan, saya minta aplikasinya untuk bisa diperbesar, sehingga jangkauan di seluruh indonesia ini jangan sampai terlewatkan, dan jangan sampai mereka tidak dapat sekolah,” ujar I Nyoman Suwirta selaku komisi V di Denpasar pada, Kamis (22/5/2025).

Menurut mantan Bupati Klungkung dua periode ini mengatakan, pendidikan itu adalah hak setiap warga negara, dan itu sudah jelas pada pasa 31 semua warga negara Indonesia wajib mendapatkan pendidikan.

Berita Terkait:  Forum PUSPA Bangli Sosialisasikan Pencegahan Bullying di SMPN 1 Bangli

“Kita berharap semua kabupaten atau kota di Bali bisa menyambut rekrutmen siswa-siswi baru ini dengan perubahan-perubahan agar berjalan dengan baik tanpa ada yang tercecer, pasal 31 sudah jelas semua warga negara wajib mendapatkan pendidikan,” katanya.

Nyoman Suwirta, mengungkapkan, perbaikan sistem selalu dilakukan setiap tahun, dengan harapan agar tidak ada lagi kejadian yang sama. Namun, buktinya masih melakukan perbaikan. Ini menunjukkan, bahwa pemerataan sekolah di Indonesia khususnya di Bali ini belum maksimal terutama soal prasarana dan SDM.

“Masih ada sekolah favorit dan tidak favorit kan, sistem ini kan terus mengikuti, tapi selama kita tidak mempunyai anggaran yang cukup untuk membuat pemerataan kualitas sarana dan prasarana sekolah termasuk SDM, ini akan terus terjadi, tapi pada akhirnya saya katakan semuanya pasti selesai,” tandasnya.

Berita Terkait:  Mendiktisaintek Minta Kampus se-Indonesia Tak Ciptakan Banyak Prodi Baru 

Terkait peran Komisi V soal pengawasan, Nyoman Suwirta mengatakan pihaknya telah melakukan rapat dengan semua komisi di DPRD untuk memastikan semuanya berjalan lancar terutama soal siswa-siswi titipan.

“Saya sudah rapat mendahului tanggal 14 Mei 2025 kemarin dengan mengundang semua komisi di DPRD, niat baik oleh anak-anak kita, orang tua kita itu harus apresiasi sebenarnya, namun masalahnya ketik melakukan pemaksaan terhadap sistem yang ada, itu yang menjadi masalah,” tutupnya. (dio)

Berita Terkini