Saka Yoga Festival ke-8 Meriahkan Candi Prambanan, Angkat Spirit Yoga dan Budaya

Foto: Saka Yoga Festival (SYF) berlangsung di Lapangan Nandini, area kompleks warisan dunia yang sarat nilai sejarah dan spiritualitas. (Balihotnews/ist).

Balihotnews.com | YOGYAKARTA – Candi Prambanan pagi ini dipenuhi semangat dan energi positif dari lebih dari 500 peserta dalam Saka Yoga Festival (SYF) ke-8, sebuah kegiatan kolaborasi antara Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat dan Team Kerja Candi Prambanan. Saka Yoga Festival (SYF) berlangsung di Lapangan Nandini, area kompleks warisan dunia yang sarat nilai sejarah dan spiritualitas.

General Manager PT Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan, Ratno Timur, memberikan apresiasi terhadap keberlanjutan kegiatan ini.

“Kegiatan ini menjadi agenda yang ditunggu-tunggu. Harapan kami, festival ini dapat terus berlanjut secara berkala dan memberikan dampak positif bagi pariwisata serta pelestarian budaya,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum PHDI Pusat, I Ketut Budiasa, menegaskan pentingnya yoga sebagai praktik spiritual dan keseimbangan hidup.

Berita Terkait:  Bupati Sedana Arta Ikuti Prosesi Tumpek Wayang Perkuat Pelestarian Adat, Tradisi dan Kearifan Lokal Bali Berlandaskan Sad Kerthi

“Yoga yang bersumber dari jantung Weda dan telah dipraktikkan selama ribuan tahun kini semakin relevan di tengah meningkatnya ketidakpastian dan potensi stres. Yoga bahkan telah diakui oleh dunia ditandai dengan ditetapkannya Hari Yoga Internasional oleh PBB,” ujarnya.

Budiasa menambahkan bahwa Saka Yoga Festival merupakan bagian dari rangkaian Dharma Santi Nasional 2026.

“Yoga bukan sekadar gerak kebugaran, melainkan perjalanan menuju kesadaran dan keseimbangan diri. Semoga para peserta dapat merasakan manfaatnya dan membawa pulang energi positif dari kegiatan ini,” ungkapnya.

Acara resmi dibuka oleh Direktur Urusan Agama Hindu Ditjen Bimas Hindu, I Gusti Made Sunartha, yang menyoroti makna mendalam dari praktik yoga.

“Yoga merupakan tradisi kuno yang telah teruji manfaatnya. Ia menggabungkan postur fisik, teknik pernapasan, dan meditasi untuk memberikan manfaat holistik bagi pikiran dan tubuh,” paparnya.

Berita Terkait:  Jaga Peradaban dan Tradisi, Bupati Klungkung Hadiri Abhiseka Ida Dalem Smara Putra XVI

Sebagai simbol pembukaan, dilakukan penyerahan matras yoga secara simbolis kepada perwakilan peserta, disambut tepuk tangan hangat dari seluruh hadirin.

Yang menarik, Dr. Sunil dari Kedutaan Besar India turut hadir sekaligus menjadi instruktur yoga tamu, memperkuat hubungan budaya antara Indonesia dan India. Setelah sesi yoga bersama, acara dilanjutkan dengan peluncuran Prambanan Shiva Festival 2026, program baru dari Team Kerja Candi Prambanan yang diharapkan menjadi agenda spiritual dan pariwisata unggulan tahun depan. (red).

 

Berita Terkini