Mr. Terimakasih Diduga Kabur ke Malaysia, 29 WNA Laporkan Penipuan Properti

Foto: Influencer asal Rusia, Sergei Domogatsky alias Mr. Terimakasih. (balihotnews/istimewa)
Foto: Influencer asal Rusia, Sergei Domogatsky alias Mr. Terimakasih. (balihotnews/istimewa)

Balihotnews.com | DENPASAR – Penanganan kasus dugaan penipuan investasi yang menyeret influencer asal Rusia, Sergei Domogatsky atau yang dikenal publik sebagai Mr. Terimakasih, memasuki babak baru. Ia dikabarkan meninggalkan Indonesia dan berada di Malaysia, di tengah penyelidikan polisi terkait laporan investasi bodong yang nilainya ditaksir mencapai Rp 80 miliar.

Informasi yang dihimpun Balihotnews menyebutkan, hingga Senin (24/11/2025), sudah 30 laporan dari 29 warga negara asing yang masuk ke Polda Bali.

Para pelapor berasal dari berbagai negara dan mengaku menjadi korban skema investasi properti yang dijanjikan Sergei, namun tak pernah terwujud.

Salah satu sumber di internal kepolisian membenarkan bahwa Sergei telah dipanggil penyidik untuk memberikan keterangan, namun tidak hadir.

Berita Terkait:  Hakim PN Denpasar Nyatakan Penahanan Eks Kepala BPN Bali Tak Sah, Harus Langsung Bebas

“Betul, kami sudah kirimkan surat panggilan klarifikasi, namun yang bersangkutan mangkir tanpa alasan jelas,” ujar sumber tersebut.

Surat panggilan pertama diterbitkan pada Senin, 17 November 2025, dengan jadwal klarifikasi pada Jumat, 21 November 2025. Namun, sebelum surat itu sampai, Sergei ternyata sudah meninggalkan Indonesia.

Catatan imigrasi menunjukkan ia terbang dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Malaysia pada 30 Oktober 2025 pukul 17.30 WITA.

Penyidik disebut masih berkomunikasi melalui telepon dan pesan WhatsApp. Dalam pesan yang dikirim ke petugas, Sergei mengaku masih berada di luar negeri dan berjanji akan kembali setelah urusannya selesai.

Meskipun demikian, polisi tetap menunggu langkah hukum berikutnya jika Sergei kembali tidak memenuhi panggilan lanjutan.

Berita Terkait:  BBM Langka Bikin Warga Antre Berjam-jam, GMNI Sentil Pertamina

“Kami akan kirimkan surat lagi kepadanya,” tambah sumber tersebut.

Direktur Reserse Siber Polda Bali, Kombes Pol Ranefli Dian Candra, S.I.K., M.H., memastikan penyelidikan tetap berjalan meskipun Sergei belum hadir memenuhi panggilan.

“Ya, tidak hadir. Kini kami tunggu itikad baiknya untuk memenuhi panggilan,” kata Kombes Ranefli.

Nama Sergei bukan kali pertama mencuat di Bali. Ia sempat viral pada Maret 2023 setelah sebuah Lamborghini Aventador berwarna putih dengan pelat nomor palsu bertuliskan ‘DOMOGATSKY’ beredar luas di media sosial. Perilaku pengemudi yang dinilai arogan semakin memperkuat sorotan publik terhadap dirinya.

Polisi kemudian menelusuri keberadaan mobil tersebut dan menemukannya di sebuah bengkel body repair di Jalan Trengguli, Denpasar, pada 7 Maret 2023.

Berita Terkait:  Wakil Jaksa Agung Soroti Tantangan Penegakan Hukum di Era Baru Sistem Peradilan Pidana

Pemeriksaan mengungkap bahwa pelat nomor yang digunakan bukan pelat resmi. Nomor kendaraan yang sah tercatat sebagai D 1 FEB, milik perusahaan berbasis di Bandung, Jawa Barat.

Selain pelat ilegal, tunggakan pajak kendaraan itu mencapai Rp 103 juta. Saat proses klarifikasi berjalan, Sergei kembali tidak hadir dan dikabarkan terbang ke Dubai.

Kini, kasus dugaan penipuan investasi kembali menempatkan namanya dalam perhatian publik dan penegak hukum. (red)

Berita Terkini