Bupati Satria Sebut Investasi di Nusa Penida Wajib Ramah Lingkungan dan Sesuai Aturan

Foto: Bupati Klungkung I Made Satria. (Balihotnews/ist).

Balihotnews.com | KLUNGKUNG – Peningkatan pesat sektor pariwisata di Nusa Penida semakin mendorong minat investor untuk masuk ke Kabupaten Klungkung. Namun, Bupati Klungkung I Made Satria memastikan bahwa setiap investasi yang hadir harus mengikuti regulasi dan selaras dengan visi pembangunan daerah, khususnya konsep Green Island yang sedang digaungkan pemerintah.

Penegasan itu disampaikan menyusul kasus pelanggaran pembangunan lift kaca di Pantai Kelingking oleh salah satu investor yang berujung pembongkaran. Meski demikian, Bupati Satria menegaskan bahwa pemerintah tidak menutup pintu bagi investor untuk berinvestasi secara benar.

“Kalau yang bersangkutan berkeinginan untuk berinvestasi di Nusa Penida, kami tetap membuka peluang. Tetapi berinvestasi yang benar sesuai dengan aturan,” tegas Bupati Satria, Senin, 1 Desember 2025.

Berita Terkait:  Bupati Satria dan DPRD Sepakati APBD Perubahan 2026, Pendapatan Dirancang Rp1,68 Triliun

Menurutnya, seluruh aktivitas investasi harus mendukung visi daerah untuk menjadikan Nusa Penida sebagai kawasan hijau yang berkelanjutan. Setiap pengembangan harus memperhatikan kelestarian lingkungan dan tidak merusak keaslian destinasi.

“Kalau tidak bisa mengikuti untuk menjadikan Nusa Penida sebagai Green Island, membangun yang ramah lingkungan, membangun yang tidak merusak lingkungan, membangun destinasi pariwisata yang tetap menjaga keaslian dari objek tersebut, Pemerintah tidak akan menerimanya,” tegasnya.

Bupati Satria juga menilai bahwa Nusa Penida sangat membutuhkan dukungan pihak ketiga untuk pembangunan infrastruktur dan penataan destinasi wisata. Dengan kemampuan fiskal daerah yang terbatas, kolaborasi dengan investor dinilai penting, namun tetap dengan batasan yang tegas.

“Kita tetap membuka peluang bagi investor untuk bekerjasama dengan pemerintah daerah dalam rangka membangun sarana prasarana, infrastruktur, dan penataan destinasi wisata di Nusa Penida. Jadi, tidak akan ada Bupati, Wakil Bupati maupun Pemerintah Daerah yang mau menjual destinasi, itu kan masa depan kita,” kata Bupati Satria.

Berita Terkait:  Buka Pelatihan Pembina PMR Klungkung, Bupati Satria : Cetak Generasi Muda Berkarakter lewat Semangat Mahottama 

Dengan penegasan tersebut, pemerintah ingin memastikan bahwa geliat investasi tidak mengorbankan kelestarian alam, yang selama ini menjadi daya tarik utama Nusa Penida. (red).

 

 

Berita Terkini