Komang Nova Pimpin BMI Bali, Dorong Peran Politik Anak Muda

Foto: Kerjasama yang apik antara Komang Nova, Putu Leo dan Made Wiraguna membuat gerakan mesin Partai Demokrat melalui sayap partai, BMI bakal berkibar di Bali. (Balihotnews/bmi).

Balihotnews.com | DENPASAR – Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali dari Fraksi Demokrat, Komang Nova, siap mengibarkan bendera Bintang Muda Indonesia (BMI) di seluruh Bali. Organisasi sayap Partai Demokrat ini bertujuan memperkuat peran pemuda dalam pembangunan bangsa.

DPD BMI Bali hadir dalam Musyawarah Nasional (Munas) BMI di DPP Partai Demokrat, Jakarta, pada 12 Juli 2025. Komang Nova menugaskan Putu Leo untuk menyusun struktur kepengurusan DPD BMI Bali, berdasarkan arahan dari Putu Suasta dan DPP BMI.

Selain itu, sosok Made Wiraguna, yang akrab disapa Denok, aktif mendampingi Komang Nova dan Putu Leo. Kehadiran Denok memperkuat semangat kolaborasi dan loyalitas untuk mewujudkan aspirasi rakyat melalui gerakan politik yang nyata.

Berita Terkait:  Penarikan Tiga Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Bali dari Pansus TRAP kembali Menjadi Sorotan

Komang Nova, Putu Leo, dan Denok menunjukkan kekompakan yang menghadirkan energi baru bagi BMI sebagai mesin penggerak Partai Demokrat di Bali. Mereka meyakini bahwa kolaborasi ini akan mengibarkan panji BMI lebih luas dan kuat di Pulau Dewata.

Oleh karena itu, DPP BMI semakin menegaskan kepercayaannya kepada Komang Nova dan timnya untuk menjalankan misi besar membangun basis BMI di Bali. Mereka menempatkan ketiganya sebagai motor penggerak perubahan.

Lebih lanjut, Komang Nova, yang mendampingi Putu Leo dan Made Wiraguna, mengungkapkan bahwa “Cikal bakal BMI berasal dari amanah DPP BMI tahun 2021 yang dimandatkan sebagai fasilitator untuk membentuk BMI di Provinsi Bali.”

Lebih lanjut, Partai Demokrat dengan persiapan yang matang serta dukungan penuh, mengharapkan BMI Bali menjadi tonggak sejarah politik anak muda. Kehadiran BMI menjadi bagian penting dalam mencetak pemimpin masa depan yang siap membawa Bali menuju kemajuan. (red)

Berita Terkait:  Samuel F. Silaen Kritik Arah Negara: Jangan Sibuk Mengatur Ruang Privat, Persoalan Publik Terabaikan!

Berita Terkini