Balihotnews.com | SANUR – Upaya pelestarian kuliner Nusantara kembali digencarkan oleh PHM Hotels melalui peluncuran menu spesial di THE 1O1 Bali Oasis Sanur. Mengusung warisan kuliner khas Bali, hotel ini memperkenalkan Timbungan Be Pasih, hidangan tradisional dengan sentuhan khas Sanur.
Timbungan sendiri merupakan teknik memasak kuno Bali, di mana bahan makanan dimarinasi dengan bumbu base genep lalu dimasak di dalam bambu. Kali ini, proses memasak tersebut digunakan untuk mengolah ikan laut segar, sehingga melahirkan Timbungan Be Pasih—sebuah sajian otentik yang kaya cita rasa dan makna budaya.
“Timbungan berasal dari kata timbung atau bambu, dimana proses memasak kali ini kita menggunakan bambu,” jelas Chef Tris, sosok di balik kreasi kuliner ini.
Biasanya, timbungan dibuat dengan daging ayam, bebek, atau babi. Namun, THE 1O1 Bali Oasis Sanur memilih pendekatan berbeda dengan mengangkat kekhasan Sanur melalui penggunaan ikan laut, khususnya ikan baramundi. Ikan ini dikenal memiliki tekstur daging yang lembut serta rasa gurih-manis yang khas.
“Kali ini kita mengangkat dengan ciri khas Sanur, dengan menggunakan daging ikan laut atau be pasih,” tambah Chef Tris.
Bumbu-bumbu tradisional seperti kunyit, jahe, lengkuas, dan serai diracik menjadi base genep untuk memarinasi ikan. Kemudian, ikan dibungkus daun pisang dan dimasukkan ke dalam bambu sebelum dimasak perlahan, menghasilkan aroma asap yang menggoda dan cita rasa yang autentik.
Menu Timbungan Be Pasih ini dapat dinikmati secara eksklusif di Terrace Restaurant THE 1O1 Bali Oasis Sanur dengan harga IDR 150.000 net.
Melalui inisiatif ini, PHM Hotels menunjukkan komitmennya untuk melestarikan warisan kuliner lokal di tengah derasnya arus modernisasi dan globalisasi. (dir)





