33 PMI Bali Dipulangkan dari Arab Saudi Akibat Minim Pembayaran Gaji 

Ilustrasi AI, PMI yang dipulangkan dari Arab Saudi. (balihotnews/AI)

Balihotnews.com | DENPASAR – Sebanyak 33 orang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Bali yang selama ini bekerja di Arab Saudi dipulangkan karena persoalan pembayaran gaji yang tidak sesuai kontrak kerja. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Bali Ida Bagus Suriawan saat dikonfirmasi Senin (26/5/2025) membenarkan pemulangan 33 PMI asal Bali yang selama ini bekerja di Arab Saudi.

“Kami sedang berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja kabupaten di Bali yang merupakan asal dari PMI tersebut. Kami juga sudah berkoordinasi dengan BP3MI Bali dan memang benar ada pemulangan para PMI asal Bali,” ujarnya.

Ia mengatakan, puluhan PMI asal Bali tercatat dan terdaftar sebagai PMI dengan skema mandiri. Kepulangannya difasilitasi oleh pemberi kerja atau agen yang memberangkatkan para PMI Bali ke Arab Saudi. Pemulangan dilakukan secara bertahap dan semuanya sudah tiba di daerah asalnya.

Berita Terkait:  Pertamina Janji Sehari Tak Kelar, Koster Datangi Direktur Pertamina di Sanggaran

“Kami masih menunggu laporan dari para kepala dinas tenaga kerja di masing-masing kabupaten tentang perkembangan terakhir atau nasib para PMI asal Bali tersebut,” ujarnya.

Ada tiga kabupaten di Bali yang merupakan asal PMI Bali yang bekerja di Arab Saudi yakni Kabupaten Jembrana, Kabupaten Klungkung, dan Kabupaten Buleleng. Total yang dipulangkan berjumlah 38 orang namun yang berasal dari Bali hanya 33 orang.

Sisanya berasal dari luar Bali. Ke-33 PMI asal Bali tersebut berasal dari Kabupaten Jembrana sebanyak 21 orang, Kabupaten Buleleng hanya 1 orang dan Kabupaten Klungkung khususnya Nusa Penida sebanyak 11 orang.

Para PMI bekerja di Arab Saudi sebagai Carpenter di sektor konstruksi. PMI pulang dikarenakan terkendala pembayaran gaji dari pihak perusahaan dan PMI memutuskan berhenti bekerja.

Berita Terkait:  Raih 186 Suara, Letjen I Nyoman Cantiasa Ungguli Ari Dwipayana dalam Pemilihan Ketua Umum PHDI Pusat

PMI yang berasal dari Bali sudah tiba pada hari Minggu, (25/5/2025) pukul 22.40 WITA dengan menggunakan Qatar Airways QR 960. Adapun tiket penerbangan dan passport terlampir. Dinas terkait bahkan sudah memfasilitasi pemulangan dengan menjemputnya di Bandara Ngurah Rai. (nol)

Berita Terkini