King of Sparko Resmikan Bale Sparko di Kubutambahan Dorong Budaya Hidup Sehat dan Kebersamaan

Foto: Bale Sparko Kubutambahan resmi dibuka sebagai ruang publik yang mendorong budaya hidup sehat sekaligus mempererat kebersamaan antar warga, Sabtu, 4 Juli 2026. (Balihotnews/ist).

Balihotnews.com | BULELENG – Masyarakat Kecamatan Kubutambahan kini memiliki fasilitas olahraga terbuka yang dapat dimanfaatkan secara gratis.

Bale Sparko Kubutambahan resmi dibuka sebagai ruang publik yang mendorong budaya hidup sehat sekaligus mempererat kebersamaan antar warga, Sabtu, 4 Juli 2026.

Peresmian Bale Sparko dihadiri Kapolsek Kubutambahan, perwakilan Kecamatan Kubutambahan, perwakilan Koramil 1609-02/Kubutambahan, Perbekel Kubutambahan, Bendesa Adat Kubutambahan beserta Jero Penyarikan, para Kelian Adat, Kepala Dusun, tokoh masyarakat, hingga warga yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan.

Dalam sambutannya, Perbekel Kubutambahan menyampaikan apresiasi kepada putra daerah yang telah memberikan kontribusi nyata bagi kampung halamannya. Menurutnya, kehadiran Bale Sparko menjadi contoh bahwa kesuksesan dapat diwujudkan melalui karya yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Berita Terkait:  Rakor Bappeda se-Bali, Semangat Menyama Braya Jadi Landasan Sinergi Pembangunan Pusat dan Daerah

Apresiasi juga disampaikan Bendesa Adat Kubutambahan. Ia berharap seluruh masyarakat dapat bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Kolonel Inf. Eka Wira Dharmawan yang dikenal dengan julukan King of Sparko menggagas Bale Sparko. Julukan tersebut melekat karena dirinya merupakan pendiri komunitas SPARKO (Spartan Komando), sebuah komunitas yang mengampanyekan gaya hidup sehat melalui latihan fisik, pembinaan mental, dan kedisiplinan.

Eka menjelaskan, pembangunan Bale Sparko merupakan bentuk rasa syukur sekaligus kecintaannya terhadap tanah kelahiran. Ia menegaskan keberhasilan pembangunan fasilitas ini merupakan hasil kolaborasi banyak pihak.

“Bale Sparko ini tidak mungkin terwujud tanpa dukungan banyak pihak. Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, para sahabat, dan semua pihak yang telah membantu, baik tenaga, pikiran, maupun dukungan lainnya. Ini adalah hasil kebersamaan, bukan hasil kerja satu orang,” ujarnya.

Berita Terkait:  Pesona Lemukih Eco Village Jadi Ruang Belajar Alam Sispala Wira Satya Mandala

Ia berharap Bale Sparko menjadi awal tumbuhnya budaya olahraga yang lebih kuat di tengah masyarakat.

“Saya meyakini masyarakat Bali akan semakin sehat dan bugar apabila memiliki ruang olahraga yang mudah diakses dan dimanfaatkan secara maksimal. Karena itu, saya berharap Bale Sparko benar-benar menjadi milik masyarakat, dijaga, dirawat, dan digunakan setiap hari,” paparnya.

Setelah prosesi peresmian dan pemotongan pita, kegiatan dilanjutkan dengan Lomba Pull-Up Terbanyak dan Chinning Terbanyak untuk kategori pelajar dan umum. Perlombaan berlangsung meriah dengan semangat sportivitas serta mendapat sambutan positif dari masyarakat yang hadir.

Ke depan, King of Sparko berharap konsep Bale Sparko dapat berkembang secara bertahap. Program tersebut diharapkan dapat dimulai dari desa-desa di Kecamatan Kubutambahan sebelum menjangkau wilayah lain di Bali sesuai dukungan dan kemampuan yang tersedia.

Berita Terkait:  67 Ribu Tiket Ludes, SUGBK Siap Bergetar di Final Timnas Indonesia vs Thailand

Mengusung filosofi “Membangun Raga, Merawat Menyama Braya”, Bale Sparko diharapkan menjadi lebih dari sekadar fasilitas olahraga. Kehadirannya diharapkan mampu menjadi ruang mempererat persaudaraan, membangun karakter, serta menginspirasi masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. (ace).

 

 

Berita Terkini