Balihotnews.com | DENPASAR – Prestasi membanggakan diraih Putu Anindhita Indivara Disty Dananjaya. Siswi kelas XI Regents Secondary School tersebut berhasil menyabet gelar Putri Remaja Indonesia Bali 2026 setelah melewati serangkaian seleksi dan pembinaan yang berlangsung ketat.
Keberhasilan ini menjadi pencapaian istimewa bagi remaja yang akrab disapa Nindy tersebut. Pasalnya, ajang Putri Remaja Indonesia Bali 2026 merupakan pengalaman pertamanya mengikuti kompetisi pageant tingkat provinsi yang menitikberatkan pada penilaian karakter, kecerdasan, kemampuan komunikasi, hingga kepedulian sosial dan budaya.
Nindy mengaku tidak pernah membayangkan dapat meraih gelar juara pada kesempatan pertamanya terjun ke dunia pageant. Berbekal tekad kuat dan kemauan belajar, ia memulai seluruh proses dari nol hingga akhirnya mampu bersaing dengan para finalis lainnya.
“Saya sangat bersyukur dan bangga bisa dipercaya menjadi Putri Remaja Indonesia Bali 2026. Ini adalah pengalaman pertama saya mengikuti ajang pageant, sehingga perjalanan ini benar-benar dimulai dari nol. Banyak proses yang saya jalani, mulai dari belajar catwalk, berbicara di depan umum, membangun kepercayaan diri, hingga terus mengembangkan kemampuan diri. Gelar ini bukan hanya sebuah kemenangan, tetapi juga tanggung jawab untuk membawa dampak positif bagi remaja Bali,” ungkap Nindy.
Perjalanan Nindy menuju gelar tersebut tidaklah mudah. Ia harus mempelajari berbagai aspek yang sebelumnya belum pernah ditekuni secara serius, mulai dari teknik berjalan di atas panggung, public speaking, memperluas wawasan, hingga meningkatkan rasa percaya diri. Dukungan keluarga, mentor, dan orang-orang terdekat menjadi faktor penting dalam proses pengembangannya.
Meski baru di dunia pageant, pengalaman tampil di depan publik sebenarnya bukan hal asing bagi Nindy. Saat masih kecil, ia pernah merilis single berjudul “Mesolah” ketika tergabung dalam Bali Kumara 3. Ia juga kerap tampil bernyanyi sebelum melanjutkan pendidikan sekolah dasar di Jepang.
Selain aktif di bidang seni, Nindy dikenal memiliki prestasi akademik dan kepemimpinan yang kuat. Di sekolahnya, ia dipercaya sebagai Head of Leadership Team dalam Student Lighthouse Team atau OSIS. Ketertarikannya terhadap dunia literasi juga telah terlihat sejak usia muda dengan menerbitkan tiga cerpen yang dibukukan sejak duduk di bangku SMP.
Keputusan mengikuti ajang pageant muncul dari keinginannya untuk keluar dari zona nyaman sekaligus mencoba pengalaman baru yang dapat memperluas kemampuan diri.
Ia pun mengajak generasi muda untuk berani mengejar impian dan tidak takut menghadapi tantangan.
“Pesan saya untuk para remaja adalah jangan pernah takut bermimpi besar. Setiap orang memiliki potensi yang luar biasa. Ketika kita mau berusaha, belajar, dan konsisten, tidak ada yang tidak mungkin untuk dicapai. Nikmati semua prosesnya dan tetap belajar serta mengevaluasi diri untuk menjadi lebih baik,” paparnya.
Selama masa tugasnya sebagai Putri Remaja Indonesia Bali 2026, Nindy akan fokus menjalankan program advokasi bertajuk Read to Lead. Program tersebut akan diwujudkan melalui kegiatan edukasi dan pengajaran di berbagai sekolah sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat serta kontribusi terhadap dunia pendidikan dan sosial di Bali.
Sebagai President Debate Club dan President Japan Club di sekolahnya, Nindy berkomitmen mengembangkan budaya literasi dan kepemimpinan di kalangan generasi muda.
Menatap ajang Putri Remaja Indonesia tingkat nasional, berbagai persiapan terus dilakukan secara intensif. Mulai dari penguatan kemampuan public speaking, pendalaman wawasan kebangsaan dan budaya, pembentukan karakter, pelatihan catwalk, hingga peningkatan kemampuan bahasa Inggris.
Dengan bekal prestasi, pengalaman organisasi, dan semangat belajar yang tinggi, Nindy optimistis dapat membawa nama Bali bersaing di tingkat nasional sekaligus memperluas dampak positif melalui program literasi yang diusungnya. (red).





