Balihotnews.com | BADUNG – Pemandangan sejuk bernuansa toleransi terlihat di simpang Jalan Sunset Road-Jalan Kunti, Seminyak, Kabupaten Badung. Puluhan siswa SMAN 1 Kuta (Smansaku) turun ke jalan membagikan 1.000 paket takjil gratis kepada para pengendara, Sabtu (14/3/2026) sore.
Menariknya, para siswa yang tergabung dalam Sispala Wira Satya Mandala dan Jegeg Bagus Smansaku ini membagikan takjil dengan mengenakan pakaian adat madya khas Bali. Aksi ini menjadi wujud nyata tingginya toleransi antarumat beragama di Pulau Dewata selama bulan suci Ramadhan.
Di bawah komando pembina Sispala, Ida Bagus Narayana, sekitar 40 siswa tampak antusias menyapa pengendara. Total ada 600 paket makanan dan 400 gelas minuman yang ludes dibagikan jelang waktu berbuka puasa.
”Ini salah satu program kerja (proker) kami. Tidak sekadar berbagi takjil, tapi juga memupuk rasa toleransi antarumat beragama. Makanya kami memakai pakaian adat madya sebagai simbol keharmonisan tersebut,” ujar Ketua Umum Sispala Wira Satya Mandala, Komang Charissa Maharani di sela-sela kegiatan.
Siswi kelas XI D2 Smansaku ini menjelaskan, pendanaan kegiatan tersebut murni berasal dari semangat gotong royong siswa.
”Dananya kami kumpulkan dari donasi beberapa ekstrakurikuler di sekolah. Selain itu, ada juga iuran sukarela dari anggota kami, baik berupa uang tunai, bahan makanan, hingga tenaga,” jelas Charissa.
Di tempat yang sama, Ketua Panitia Berbagi Takjil, Ni Komang Septya Trisna Ayu, menyebut bahwa aksi sosial ini sudah menjadi agenda rutin tahunan bagi mereka.
”Ini adalah tahun ketiga kami menggelar kegiatan berbagi takjil. Pada tahun-tahun sebelumnya, kami pernah mengadakan agenda serupa di Taman Griya Jimbaran dan Lapangan Puputan Badung,” ungkap Septya.
Semangat kepedulian yang sama juga disuarakan oleh Perwakilan Jegeg Bagus Smansaku, Ni Made Anita Cantika Putri. Ia menilai kolaborasi antara Sispala dan Jegeg Bagus ini adalah momentum tepat untuk berbuat baik kepada sesama warga di Bali.
”Ini adalah bentuk kolaborasi proker kami. Kami ingin membantu masyarakat di Bali agar selalu hidup rukun dan harmonis berdampingan. Apalagi di bulan Ramadhan ini, menjadi peluang besar bagi kita untuk saling berbagi kebaikan tanpa memandang perbedaan,” tandas Cantika.*** (dre)







