Balihotnews.com | DENPASAR – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali memperkuat sinergi dengan Majelis Desa Adat Provinsi Bali (MDA) guna memastikan kelistrikan tetap andal selama rangkaian Hari Raya Nyepi melalui rapat bersama di Denpasar, Kamis, 26 Pebruari 2026.
Sinergitas PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali dan MDA Bali sebagai langkah antisipatif menghadapi kebutuhan listrik pada sektor vital di Bali.
Pertemuan ini dihadiri Ketua Majelis Desa Adat Provinsi Bali Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet beserta jajaran pengurus MDA, serta manajemen PLN UID Bali, termasuk Senior Manager Komunikasi dan Umum Imbar Susanto, Senior Manager Distribusi, Manager Komunikasi dan TJSL, Manager Jaringan Distribusi, hingga Assistant Manager Manajemen Stakeholder.
Dalam rapat tersebut, PLN memaparkan kesiapan teknis untuk mendukung seluruh rangkaian Nyepi, mulai dari Melasti, Tawur Kesanga, Pengerupukan, Nyepi, hingga Ngembak Geni. Kesiapan ini dilakukan dengan tetap menghormati nilai adat dan pelaksanaan Catur Brata Penyepian.
Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Bali, Imbar Susanto, menegaskan bahwa seluruh sistem telah disiagakan demi menjaga keandalan pasokan listrik, terutama bagi fasilitas vital seperti rumah sakit, bandara, kantor pemerintahan, dan pusat layanan publik.
“Komitmen kami adalah menjaga keandalan listrik tanpa mengurangi kekhusyukan Hari Raya Nyepi. Layanan publik yang menyangkut keselamatan dan kebutuhan dasar masyarakat harus tetap terjamin,” ujarnya.
Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet menilai peran PLN sangat strategis dalam menopang kehidupan masyarakat Bali yang dikenal dunia karena kekuatan adat dan budayanya. Ia juga mengingatkan bahwa Nyepi tahun ini bertepatan dengan musim hujan dan potensi cuaca ekstrem sehingga diperlukan koordinasi dan kewaspadaan ekstra.
Secara teknis, pengaturan operasional selama Nyepi mencakup pemadaman lampu penerangan jalan umum, layanan penuh bagi rumah sakit, operasional terbatas hotel dan objek vital sesuai ketentuan, serta memastikan tempat ibadah umat lain tetap berjalan tertib dan lancar.
PLN juga akan menyampaikan surat resmi kepada MDA terkait permohonan dispensasi bagi petugas teknis yang bersiaga selama Nyepi. Rincian kebutuhan teknis dan skema pengamanan akan disampaikan secara tertulis guna memperoleh dukungan serta persetujuan resmi.
Sebagai langkah antisipasi, MDA Provinsi Bali akan menerbitkan surat dukungan untuk kelancaran operasional kedaruratan PLN selama Nyepi, terutama dalam merespons kebutuhan pelanggan pada situasi mendesak.
Dalam rapat tersebut turut disepakati pembentukan jalur komunikasi khusus selama rangkaian Nyepi, penyampaian informasi pemadaman terencana lebih awal, dukungan pecalang desa adat untuk membantu akses petugas PLN saat kondisi darurat, serta pengaktifan Posko Siaga PLN selama 24 jam penuh.
Melalui kolaborasi ini, sistem kelistrikan Bali dinyatakan siap dan andal untuk mendukung perayaan Hari Raya Nyepi. Sinergi antara PLN dan Majelis Desa Adat Provinsi Bali diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara nilai adat dan pelayanan publik, sehingga masyarakat dapat menjalani Nyepi dengan aman, tenang, dan penuh makna. (red).





