Balihotnews.com | BADUNG I Made Sutama resmi menakhodai Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Badung masa bakti 2025-2029 usai dilantik pada Rabu (18/2/2026).
Begitu sah menjabat, mantan birokrat ini langsung mendapat instruksi tegas dari Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa untuk segera mengebut fasilitas olahraga demi mematangkan pembinaan atlet dari akar rumput.
Prosesi pengukuhan dan pelantikan kepengurusan baru ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum KONI Bali, I Gusti Ngurah Oka Darmawan, di Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung. Turut hadir mewarnai acara tersebut perwakilan DPRD Badung serta jajaran pimpinan Cabang Olahraga (Cabor) setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa mewanti-wanti pengurus KONI Badung agar tidak mencari jalan pintas dalam mencetak juara.
”Kami ingin prestasi yang diraih para atlet berangkat dari hasil pembinaan, bukan secara instan. Untuk itu kami minta pengurus segera membuat perencanaan, terutama pembinaan usia dini dan penyiapan sarana prasarana,” tegas Adi Arnawa.
Bupati juga menginstruksikan agar KONI segera berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) setempat. Fasilitas yang memadai diyakini menjadi kunci utama untuk mendongkrak motivasi atlet berprestasi guna menembus kancah nasional hingga internasional.
Merespons arahan tersebut, Ketua KONI Badung I Made Sutama memastikan pihaknya akan langsung tancap gas. Langkah awal yang diambil adalah konsolidasi internal untuk memantapkan tata kelola organisasi.
”Sebagian besar atlet berprestasi di Badung adalah hasil pembinaan sejak dini. Ke depan, kami yakin mampu lebih berprestasi lewat kolaborasi erat dengan seluruh Cabor,” ujar Sutama yang juga menjabat sebagai Komisaris Bank BPD Bali ini.
Sutama menyebut, tantangan kepengurusan baru ini ke depan dipastikan tidak ringan. Selain memikul beban untuk menjaga marwah Badung yang telah menjuarai Pekan Olahraga Provinsi (Porprov Bali) 10 kali berturut-turut, ajang Pekan Olahraga Nasional (PON 2028) di NTB dan NTT juga sudah di depan mata.
Terkait hal ini, Ketua Umum KONI Bali, Oka Darmawan, mengingatkan adanya perubahan regulasi pada PON mendatang yang menuntut kesiapan strategi baru dari tiap daerah.
”PON nanti sistemnya akan berubah. Akan mempertandingkan Olympic Sport dan cabor yang berprestasi di Sea Games serta Asian Games. Mari bersama-sama bekerja keras memberikan yang terbaik untuk olahraga Bali,” pungkas Oka.*** (dre)








