Bupati Satria Resmikan Angkutan Siswa Gratis Dawan Cakupan Operasional Diperluas Tahun 2026

Foto: Bupati Klungkung, I Made Satria melakukan launching Angkutan Siswa Gratis Kecamatan Dawan bertajuk "Klungkung Mahottama" di Terminal Galiran Klungkung, Kamis, 15 Januari 2026. (Balihotnews/ist).

Balihotnews.com | KLUNGKUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung terus memperluas layanan Angkutan Siswa Gratis (Angsis) sebagai bagian dari penguatan transportasi publik yang aman dan ramah pelajar. Bahkan, cakupan operasional layanan ini resmi diperluas hingga Kecamatan Dawan, pada tahun 2026.

Perluasan tersebut ditandai, saat Bupati Klungkung, I Made Satria melakukan launching Angkutan Siswa Gratis Kecamatan Dawan bertajuk “Klungkung Mahottama” di Terminal Galiran Klungkung, Kamis, 15 Januari 2026.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Klungkung Anak Agung Putra Wedana serta jajaran operator dan pramudi angkutan.

Program Angkutan Siswa Gratis di Kabupaten Klungkung sejatinya telah berjalan sejak 2017. Namun selama ini, layanan tersebut baru menjangkau siswa SMP di Kecamatan Klungkung. Mulai tahun 2026, jangkauan operasionalnya diperluas hingga sekolah menengah pertama di Kecamatan Dawan.

Berita Terkait:  Pertamina Janji Sehari Tak Kelar, Koster Datangi Direktur Pertamina di Sanggaran

Usai peluncuran, Bupati I Made Satria menegaskan bahwa pengembangan layanan ini bertujuan meningkatkan peran angkutan umum pedesaan sekaligus mendukung keselamatan berlalu lintas bagi pelajar.

“Untuk tahun 2026 ini, wilayah operasional layanan angkutan siswa gratis di klungkung sudah dikembangkan tidak hanya di kecamatan klungkung tapi sudah dikembangkan juga untuk sekolah SMP di Kecamatan Dawan,” kata Bupati Satria.

Ia menambahkan, keberadaan Angkutan Siswa Gratis memiliki dampak signifikan terhadap kinerja angkutan umum perdesaan serta menjadi solusi transportasi yang efisien dan andal bagi anak-anak dalam mengakses pendidikan tingkat SMP.

Menurutnya, sistem transportasi yang tidak memadai berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap pendidikan. Risiko keterlambatan, kelelahan hingga kecelakaan dapat mengganggu proses belajar siswa.

Berita Terkait:  Raih 186 Suara, Letjen I Nyoman Cantiasa Ungguli Ari Dwipayana dalam Pemilihan Ketua Umum PHDI Pusat

“Mari manfaatkan pasilitas angkutan siswa gratis ini dengan sebaik baiknya untuk meningkatkan keaman siswa dan meningkatan kulitas belajar mengajar di Kabupaten Klungkung,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Klungkung, Anak Agung Putra Wedana, menjelaskan bahwa layanan Angkutan Siswa Gratis di Kecamatan Dawan menyasar tiga SMP Negeri. Rinciannya, SMPN 1 Dawan dengan 633 siswa, SMPN 2 Dawan sebanyak 604 siswa, dan SMPN 3 Dawan sebanyak 299 siswa, dengan total 1.536 siswa yang terlayani.

“Dinas Perhubungan (Dishub) Klungkung menyiapkan sebanyak 50 armada. anggaran sebesar Rp2.289.452.970,” kata Putra Wedana.

Adapun sembilan trayek yang disiapkan meliputi T-DW1 hingga T-DW9, yang menghubungkan desa-desa di Kecamatan Dawan dengan tiga SMP Negeri tersebut, guna memastikan akses transportasi yang merata, aman dan terjadwal bagi para siswa. (red).

Berita Terkait:  Memperkuat Akar Budaya di Tengah Arus Modernisasi

 

 

Berita Terkini