Ibu Putri Koster Tegaskan Standar Kualitas dan Harga Wajar di Pameran IKM Bali Bangkit

Foto: Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, saat pertemuan bersama para pengrajin di Gedung Kertha Sabha, Jayasabha, Denpasar, Rabu, 8 Januari 2026. (Balihotnews/ist).

Balihotnews.com | DENPASAR – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, menegaskan komitmennya menjaga kualitas produk serta penerapan harga wajar dalam Pameran IKM Bali Bangkit.

Penegasan tersebut disampaikan, Ibu Putri Koster, saat pertemuan bersama para pengrajin di Gedung Kertha Sabha, Jayasabha, Denpasar, Rabu, 8 Januari 2026.

Dalam arahannya, Ibu Putri Koster memaparkan sejumlah program kerja Dekranasda Bali yang akan semakin melibatkan pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM).

Ia menekankan perannya bukan semata mendorong transaksi penjualan, melainkan memastikan tata kelola pameran berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

“Saya bukan mengajak berjualan, tetapi menjalankan fungsi kontrol. Pameran IKM Bali Bangkit harus menjadi one stop shopping bagi karya kerajinan dan kain tenun tradisional Bali,” ujarnya.

Berita Terkait:  Raih 186 Suara, Letjen I Nyoman Cantiasa Ungguli Ari Dwipayana dalam Pemilihan Ketua Umum PHDI Pusat

Ia mengingatkan seluruh pengrajin untuk konsisten menjaga mutu produk sekaligus mematuhi standar harga yang telah disepakati.

Menurutnya, keseimbangan antara kualitas dan harga yang wajar menjadi faktor utama dalam membangun kepercayaan konsumen terhadap produk lokal Bali.

“Saya tidak ingin produk kita dicap mahal oleh masyarakat. Karena itu, standar harga sudah ditetapkan dan para pengerajin tidak boleh menjual di atas batas yang ditentukan,” tegasnya.

Lebih jauh, Pameran IKM Bali Bangkit dinilai memiliki peran strategis sebagai sarana pembinaan menyeluruh bagi pelaku IKM, mulai dari proses produksi hingga strategi pemasaran. Melalui pameran ini, Dekranasda Bali juga berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai nilai, kualitas, dan keunikan produk kerajinan Bali.

Berita Terkait:  Putri Koster: Perlindungan Endek Bali Harus Dilakukan dari Hulu hingga Hilir

Dari sisi konsumen, pameran diharapkan mampu menjadi ruang informasi yang seimbang, sehingga masyarakat dapat memperoleh produk kerajinan lokal berkualitas dengan harga yang pantas. Sementara bagi pengrajin, ajang ini menjadi wadah peningkatan daya saing dan profesionalisme.

Kedepan, Ibu Putri Koster berharap Pameran IKM Bali Bangkit dapat tumbuh menjadi barometer perkembangan kerajinan, kain tenun tradisional, dan fesyen Bali yang mampu memengaruhi tren, sekaligus memperkuat identitas budaya daerah di tengah dinamika industri kreatif. (red).

 

 

 

Berita Terkini