Efektif, Skema Satu Arah Urai Kemacetan di Kerobokan Kelod

Foto dari udara perempatan di kawasan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Badung, berjalan lancar dan efektif sejak Minggu (14/12/2025). Perubahan pola arus lalu lintas ini mampu menekan antrean kendaraan secara signifikan, khususnya pada jam-jam sibuk yang selama ini menjadi momok bagi warga maupun wisatawan. (Balihotnews/Istimewa).
Foto dari udara perempatan di kawasan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Badung, berjalan lancar dan efektif sejak Minggu (14/12/2025). Perubahan pola arus lalu lintas ini mampu menekan antrean kendaraan secara signifikan, khususnya pada jam-jam sibuk yang selama ini menjadi momok bagi warga maupun wisatawan. (Balihotnews/Istimewa).

Balihotnews.com | BADUNG – Upaya Pemerintah Kabupaten Badung mengurai benang kusut kemacetan di kawasan wisata Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, mulai membuahkan hasil positif.

Melalui penerapan uji coba Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) di sembilan persimpangan vital yang terbukti efektif memangkas waktu tempuh perjalanan, meskipun pengendara harus menempuh jarak yang sedikit lebih panjang.

​Sejak diberlakukan pada Minggu (14/12/2025), perubahan pola arus lalu lintas ini mampu menekan antrean kendaraan secara signifikan, khususnya pada jam-jam sibuk yang selama ini menjadi momok bagi warga maupun wisatawan.

​Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung, AA Rai Yuda Darma, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan respons konkret pemerintah terhadap masalah menahun di wilayah penyangga pariwisata tersebut.

Berita Terkait:  Resmikan Gebyar Mahottama, Bupati Satria: Fondasi Kuat Generasi Emas Klungkung lewat Wajib Belajar Prasekolah

​”Kami menargetkan penurunan kepadatan, kelancaran pergerakan, serta meminimalkan konflik lalu lintas atau crossing di persimpangan yang selama ini menjadi titik simpul kemacetan,” ujar Yuda Darma, Rabu (7/1/2026).

​Ia menambahkan, ​berdasarkan evaluasi harian Dishub Badung, skema satu arah (one way) berdampak langsung pada keteraturan arus kendaraan. Kepadatan di ruas jalan strategis seperti Jalan Batubelig, Jalan Petitenget, Jalan Raya Kerobokan Taman, hingga jalur menuju Kerobokan Semer di sisi selatan berangsur mencair.

​Yuda mengakui adanya sebuah paradoks dalam rekayasa ini yang perlu dipahami masyarakat: jarak tempuh secara fisik bertambah karena pola memutar, namun durasi perjalanan justru menjadi lebih singkat karena hambatan di persimpangan hilang.

Berita Terkait:  Perkuat Mitigasi Bencana dan Kebersihan, Pemkab Klungkung Terima Bantuan Armada Terpadu dari PT SMI

​”Esensi utamanya adalah meniadakan konflik arus di persimpangan. Meski memutar, kendaraan terus bergerak, tidak terkunci diam di jalan,” tambahnya.

​Perbaikan Geometrik Jalan

​Meski arus utama lancar, evaluasi tim di lapangan mencatat adanya sumbatan baru di beberapa mulut simpang akibat ketidakseimbangan volume kendaraan dengan kapasitas jalan yang tersedia.

​Sebagai tindak lanjut, Dishub Badung merekomendasikan intervensi infrastruktur fisik. Rencana tersebut meliputi pelebaran geometrik simpang di Jalan Mertanadi Utara (sebelah barat Lembaga Pemasyarakatan) dan pelebaran mulut simpang di pertemuan Jalan Pengubengan Kauh–Jalan Intan.

​”Setelah kendaraan lolos dari mulut simpang, arus cenderung padat lancar. Ini menunjukkan kapasitas jalan di dalam ruas sebenarnya masih memadai, sumbatannya hanya di akses masuk,” jelas Yuda.
​
Lebih lanjut, terkait ​penerapan sistem baru ini memicu respons beragam. Di media sosial, keluhan muncul dari warga lokal yang masih beradaptasi dengan rute baru. Namun, apresiasi datang dari para pelaku transportasi dan pekerja komuter yang merasakan langsung efisiensi waktu di jalan raya.

Berita Terkait:  Pemkab Klungkung Ngaturang Bakti Penganyar di Empat Pura Kahyangan Jagat di Kintamani, Bangli

Dishub Badung menilai dinamika ini sebagai bagian wajar dari proses adaptasi. MRLL disiapkan sebagai solusi jangka panjang mengingat laju pertumbuhan kendaraan di Bali yang jauh lebih cepat dibandingkan kemampuan pemerintah melebarkan jalan.*** (dre).

Berita Terkini