Gubernur Koster Terima Karang Taruna Nasional, Dorong Sinergi dengan STT di Bali

Foto: Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi pengurus Karang Taruna Nasional di Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Senin, 24 November 2025. (Balihotnews/ist).

Balihotnews.com | DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi pengurus Karang Taruna Nasional di Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Senin, 24 November 2025.

Rombongan dipimpin Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi dan Kaderisasi, Bahtiar Sebayang, yang menyampaikan komitmen kuat kepengurusan baru untuk melakukan konsolidasi dan penguatan organisasi hingga ke tingkat daerah, termasuk Bali.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Koster menegaskan dukungannya terhadap upaya revitalisasi Karang Taruna. Ia mengungkapkan bahwa sejak menjabat sebagai anggota Komisi X DPR RI, dirinya sudah lama berinteraksi dan memfasilitasi berbagai kegiatan Karang Taruna.

“Tentu saya mendukung penuh pengembangan Karang Taruna. Sayang sekali karena belakangan tidak terdengar gaungnya. Saya sangat mendorong agar Karang Taruna di Bali aktif kembali,” kata Gubernur Koster.

Berita Terkait:  Bupati Satria dan DPRD Sepakati APBD Perubahan 2026, Pendapatan Dirancang Rp1,68 Triliun

Gubernur Koster menyebut Karang Taruna sebagai wadah strategis bagi generasi muda dalam berkreativitas dan berkontribusi untuk pembangunan daerah. Ia juga menyoroti kekuatan sosial budaya Bali yang memiliki Sekaa Teruna-Teruni (STT) di setiap desa adat dan desa dinas.

“Di Bali ada dua jenis desa, desa adat dan desa dinas, dan di masing-masingnya ada Sekaa Teruna-Teruni. Karang Taruna dapat bersinergi dengan kekuatan pemuda lokal ini agar pembinaan generasi muda semakin baik,” jelasnya.

Pemerintah provinsi, kata Koster, siap mendukung peningkatan pembinaan pemuda melalui kolaborasi tersebut.

Sementara itu, Bahtiar Sebayang menyampaikan bahwa pengurus Karang Taruna Nasional baru saja dilantik dan tengah melakukan kunjungan ke berbagai daerah untuk membangun komunikasi serta memetakan arah pembinaan organisasi.

Berita Terkait:  Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026, Pemkab Klungkung Serahkan Bantuan Rp3,8 Miliar untuk Nelayan dan Petani

“Ketua Umum memiliki komitmen kuat agar Karang Taruna bisa semakin meriah dan berkontribusi terhadap bangsa, khususnya di Bali. Karang Taruna adalah garda terdepan di tingkat kelurahan dan desa seluruh Indonesia,” kata Bahtiar.

Ia juga menjelaskan bahwa Permensos terbaru menegaskan pentingnya sinergi antara Karang Taruna dan pemerintah daerah. Regulasi tersebut mengarahkan agar Karang Taruna kembali berperan sebagai mitra resmi pemerintah atau plat merah.

Mengenai kondisi Karang Taruna Bali, Bahtiar menyoroti vakumnya aktivitas selama dua tahun terakhir. Pihaknya berkomitmen untuk menghidupkan kembali peran organisasi itu melalui penataan struktur, kaderisasi, hingga penyelenggaraan temu karya daerah.

“Kami akan tata kembali organisasi, termasuk di Bali. Kami ingin Karang Taruna di daerah menjadi produktif. Tahun depan, kami berharap bisa mengesahkan kembali kepengurusan Karang Taruna Bali. Mohon dukungan dari Bapak Gubernur,” paparnya.

Berita Terkait:  Kejagung Tahan Direktur PT TPL, Dugaan Korupsi Transfer Pricing Rugikan Negara Rp 2 Triliun

Bahtiar menambahkan, Ketua Umum Karang Taruna Nasional Budi Djiwandono kini mendorong percepatan konsolidasi organisasi di seluruh Indonesia. Kehadiran Karang Taruna Nasional di Bali diharapkan menjadi momentum kebangkitan aktivitas kepemudaan yang lebih produktif, inklusif dan bermanfaat bagi masyarakat. (red).

 

 

Berita Terkini