Gek Diah Srikandi Pimpin Bidang Seni-Budaya PNKT 2025-2030, Siap Gaungkan Potensi Nusantara

Foto: Gek Diah Srikandi berfoto bersama Ketua Umum PNKT, G. Budi Satrio Djiwandono, saat pelantikan menjadi Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) Masa Bakti 2025-2030 di Sutera Hall, Mall Alam Sutera, Tangerang, Banten, Sabtu, 22 November 2025. (Balihotnews/ist).

Balihotnews.com | JAKARTA – Tokoh Muda Bali, I Gusti Ayu Diah Werdhi Srikandi W.S., yang akrab disapa Gek Diah Srikandi resmi dilantik sebagai Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) Masa Bakti 2025–2030 oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Pelantikan Gek Diah Srikandi beserta Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) berlangsung di Sutera Hall, Mall Alam Sutera, Tangerang, Banten, Sabtu, 22 November 2025.

Dibawah kepengurusan yang dikomandani G. Budi Satrio Djiwandono, Gek Diah Srikandi dipercaya memimpin Bidang Pengembangan Seni dan Budaya, posisi yang selaras dengan potensi Bali dan rekam jejaknya dalam dunia Seni dan Budaya.

Sebelum pelantikan, seluruh pengurus PNKT telah mengikuti sesi orientasi. Dalam arahannya, Mensos Gus Ipul menyampaikan optimisme terhadap kiprah kepengurusan baru.

Berita Terkait:  Kriyanusa 2026, Dekranasda Klungkung Kenalkan Produk Kerajinan Lokal

“Saya percaya Mas Budi dan seluruh jajaran mampu membawa Karang Taruna semakin maju, terutama dalam pemberdayaan masyarakat. Kita berharap Karang Taruna ikut aktif dalam pemutakhiran data DTSEN dan pengembangan usaha-usaha kreatif dan produktif,” terangnya.

Ia menegaskan bahwa peran Karang Taruna kini semakin strategis dalam mendukung program intervensi sosial pemerintah.

“Saya berterima kasih kepada teman-teman Karang Taruna yang berkumpul hari ini. Kita memasuki arah baru Karang Taruna yang digagas Mas Budi. Ini momentum penting,” kata Gus Ipul.

Sementara itu, Ketua Umum PNKT, G. Budi Satrio Djiwandono menyampaikan, bahwa pelantikan ini menjadi titik awal komitmen baru organisasi.

“Ada amanah dan tanggung jawab yang kami emban. Kami akan segera merapatkan barisan, bahu membahu, dan berkolaborasi menjadi mitra pemerintah dalam membantu intervensi sosial dan membangun kesadaran pemberdayaan,” paparnya.

Berita Terkait:  Kunjungi Kriyanusa 2026 Hari Keempat, Bupati Satria Pastikan Produk Klungkung Siap Tembus Pasar Luas

Budi Satrio menegaskan kesiapan Karang Taruna dalam menjalankan tugas awal yang diberikan Mensos, khususnya terkait penyempurnaan data DTSEN.

“Satu data adalah terobosan besar yang ditunggu bangsa. Kita akan memperkuat struktur Karang Taruna hingga desa untuk membantu Kemensos menjalankan program ini agar bansos dan pemberdayaan tepat sasaran,” tegasnya.

Sementara itu, Gek Diah Srikandi mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan.

Ia juga menjadi satu-satunya perwakilan Bali di kepengurusan PNKT periode ini. Untuk bidang seni-budaya, Gek Diah Srikandi telah mempersiapkan sejumlah program strategis, mulai dari pelestarian seni tradisional, seminar dan talkshow berkebudayaan hingga program peningkatan SDM, seperti pelatihan manajemen seni, workshop strategi promosi budaya dan pementasan seni Nusantara.

Berita Terkait:  Perkokoh Ketahanan Budaya, Bupati Satria Bersama Wakil Bupati Tjok Surya Hadiri Rangkaian Karya di Tiga Pura

Bahkan, program tersebut mendapatkan apresiasi langsung dari Ketua Umum PNKT saat pemaparan pada Rapat Kerja Nasional.

Mengingat, Karang Taruna sebagai organisasi sosial akan terus bergerak ke bawah dan bersama rakyat sebagai penyambung aspirasi masyarakat.

“Karang Taruna sebagai organisasi sosial kepemudaan dibawah Kemensos, menjadi garda terdepan mitra Kemensos dalam tugas kemasyarakatan. Selain sebagai wadah kreativitas pemuda juga menjaga lingkungan, tanggap bencana dan mengembangkan parekraf,” ungkap Gek Diah Srikandi. (red).

 

Berita Terkini