Balihotnews.com | DENPASAR – Ketua KPU Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan mendorong agar bantuan keuangan kepada partai politik (banpol) difokuskan pada kegiatan pendidikan politik, terutama bagi generasi muda.
Ia mengatakan, penggunaan dana banpol sebaiknya tidak hanya untuk kegiatan administratif, tetapi juga diarahkan agar memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
“Pendidikan politik sangat penting, khususnya untuk anak muda atau Gen Z yang akan menjadi mayoritas pemilih di pemilu mendatang,” ujar Lidartawan seusai menjadi narasumber kegiatan Pendidikan Politik Partai NasDem Bali di Gedung DPW NasDem Bali, Denpasar, Sabtu (8/11/2025).
Menurutnya, generasi muda perlu memahami makna dan alasan di balik pilihan politik mereka, bukan sekadar memilih figur atau partai tertentu. “Mereka perlu disadarkan bukan hanya soal siapa yang dipilih, tapi mengapa memilih. Karena keputusan itu berdampak pada lima tahun ke depan,” ucapnya.
Lidartawan menambahkan, Gubernur Bali juga telah mendorong agar dana banpol digunakan secara tepat sasaran.
Ia menyebut, seluruh partai politik di Bali sudah menandatangani nota kesepahaman untuk memprioritaskan penggunaan dana tersebut bagi pendidikan politik masyarakat.
“Pak Gubernur menekankan supaya dana bantuan politik benar-benar dimanfaatkan untuk pendidikan politik. Jadi tidak hanya untuk kegiatan internal partai,” katanya.
Mantan Ketua KPU Bangli itu juga menilai, pendidikan politik merupakan tanggung jawab moral partai politik untuk menciptakan masyarakat yang cerdas dan bahagia dalam berdemokrasi.
“Partai politik harus mencerdaskan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh politik uang. Itu bagian dari fungsi partai dalam membangun kesejahteraan politik,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Lidartawan mengapresiasi langkah NasDem Bali yang melibatkan penyelenggara pemilu, Bawaslu, akademisi, mahasiswa, dan kelompok perempuan dalam kegiatan pendidikan politik.
“Bagus sekali, karena mereka mengundang banyak pihak. Apalagi sasarannya mahasiswa dan perempuan. Ini penting untuk mendorong keterlibatan politik yang lebih setara,” pungkasnya.*** (dre)






