Balihotnews.com | DENPASAR – Menyikapi potensi meningkatnya intensitas hujan dan bencana hidrometeorologi di wilayah Bali, Polda Bali menggelar Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi di Lapangan Iptu Soetardjo, Mako Brimob Tohpati, Rabu (5/11/2025).
Apel dipimpin langsung oleh Kapolda Bali Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si. dan dihadiri Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Komang Sandi Arsana, S.I.K., M.H., para pejabat utama Polda Bali, serta sejumlah unsur lintas instansi seperti BPBD Bali, Basarnas, Kodam IX/Udayana, Dinas Kesehatan, dan Dinas Perhubungan Provinsi Bali.
Kapolda Bali menjelaskan bahwa apel ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia sebagai bentuk kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi cuaca ekstrem dan potensi bencana akibat perubahan iklim.
“Penanganan bencana tidak dapat dilakukan secara sektoral, tetapi memerlukan sinergi lintas sektor dan koordinasi terpadu antara instansi pemerintah, TNI-Polri, lembaga masyarakat, serta masyarakat itu sendiri,” ujar Irjen. Pol. Daniel Adityajaya.
Ia menegaskan pentingnya kesiapan personel dan peralatan agar dapat merespons cepat ketika bencana terjadi. Seluruh jajaran diimbau untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan kewaspadaan, terutama di daerah rawan banjir, longsor, dan gelombang tinggi.
“Kita harus siap siaga 24 jam untuk menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi kapan saja,” tegas Kapolda.
Apel ini juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi antarinstansi dalam mitigasi bencana, termasuk upaya pencegahan dan penanganan darurat. Polda Bali berharap, dengan kesiapan yang matang, dampak bencana terhadap masyarakat dapat ditekan semaksimal mungkin.
Masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada, mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan aparat terkait, serta tidak panik menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi. (red)







