Sispala SMAN 1 Kuta Hijaukan Paras Petanu: Tanam Mejegau dan Tuang Ecoenzyme

Sispala Wira Satya Mandala SMAN 1 Kuta menggelar aksi peduli lingkungan di Paras Petanu, Desa Kedisan, Gianyar, 18–19 Oktober 2025. (Balihotnews/Ist)
Sispala Wira Satya Mandala SMAN 1 Kuta menggelar aksi peduli lingkungan di Paras Petanu, Desa Kedisan, Gianyar, 18–19 Oktober 2025. (Balihotnews/Ist)

Balihotnews.com | GIANYAR – Alih-alih sekadar berpesta menyambut anggota baru, Siswa Pecinta Alam (Sispala) Wira Satya Mandala SMAN 1 Kuta memilih langkah berbeda. Mereka menandai masa penerimaan anggota baru dengan kegiatan penuh makna di Ekowisata Paras Petanu, Desa Kedisan, Gianyar, akhir pekan lalu, 18–19 Oktober 2025.

Sebanyak 40 peserta yang terdiri dari anggota baru dan aktif hadir untuk tak sekedar berkemah dan membangun keakraban saja, namun mereka turun tangan langsung menanam bibit pohon mejegau, menuangkan ecoenzyme untuk menjernihkan air, serta menyerahkan tong sampah terpilah kepada pengelola setempat.

Pembina Sispala Wira Satya Mandala, Ida Bagus Narayana, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menanamkan nilai tanggung jawab dan kolaborasi.

Berita Terkait:  Gubernur Koster Tegaskan Komitmen Bali Hadapi Perubahan Iklim melalui Pengembangan Kawasan Rendah Emisi

“Kami ingin memanfaatkan momen penerimaan anggota baru bukan sekadar euforia, tetapi menjadi aksi nyata untuk lingkungan,” ujar pria yang akrab disapa Gus Yana, Sabtu, 18 Oktober 2025.

Ia menambahkan, seluruh kegiatan Sispala berlandaskan filosofi Tri Hita Karana, harmoni antara manusia, alam, dan Tuhan.

“Apapun program kerja kami, harus memberi manfaat bagi lingkungan dan sesama,” tegasnya.

Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi dengan upacara pembukaan di area perkemahan Paras Petanu yang turut dihadiri pengelola ekowisata. Setelah itu, para siswa langsung menyerahkan bibit, ecoenzyme, dan tong sampah sebelum melakukan aksi tanam dan penuangan ecoenzyme secara serentak.

Malam harinya, suasana keakraban menghangat di sekitar tenda. Menurut Ketua Umum Sispala Wira Satya Mandala, Komang Jennifer Candra Dewi, momen tersebut menjadi titik penting memperkuat solidaritas anggota.

Berita Terkait:  Dukung Kelancaran Distribusi BBM, Pemprov Bali Terapkan WFH Tiga Hari, Sekolah dan Kampus Belajar Daring

“Kunci keberlangsungan organisasi ada pada soliditas anggotanya. Kami belajar memimpin, bekerja sama, dan peduli pada alam,” ujar Jennifer.

Ia menambahkan, kegiatan ini terlaksana berkat dukungan penuh dari pihak sekolah.

“Kepala sekolah sangat mendukung karena percaya kegiatan seperti ini dapat mencetak calon pemimpin yang peduli lingkungan,” ucapnya.

Dukungan juga datang dari sponsor seperti Waterbom Bali, Inclove Bali, Mahakriya Nusantara, Klinik Dyah Utari, dan Purnama Motor. Para alumni Sispala turut ambil bagian sebagai donatur utama fasilitas pemilahan sampah.

Harapan mereka cukuplah sederhana, yakni suatu hari nanti ketika kembali ke Paras Petanu, pepohonan mejegau yang mereka tanam tumbuh rimbun dan air sungai di sana kian jernih.

Berita Terkait:  Serahkan Tali Kasih ke Umat Khonghucu, Bupati Satria Perkokoh Kerukunan Umat lewat "Satria Peduli"

“Semoga kami juga terus tumbuh, berakar kuat, solid, dan konsisten mengabdi untuk lingkungan. Ini komitmen kami, sebagai bakti kami untuk Ibu Pertiwi,” pungkas Jennifer.*** (dre)

 

Berita Terkini