Universitas Bali Dwipa Luncurkan Program RPL, Pengalaman Kerja Kini Bisa Jadi SKS

Universitas Bali Dwipa. (balihotnews/istimewa)
Universitas Bali Dwipa. (balihotnews/istimewa)

Balihotnews.com | DENPASAR – Universitas Bali Dwipa resmi meluncurkan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), sebuah terobosan pendidikan yang memungkinkan pengalaman kerja dan kompetensi profesional diakui sebagai Satuan Kredit Semester (SKS).

Rektor Universitas Bali Dwipa, Prof. I Nyoman Sucipta, menegaskan bahwa program ini dirancang untuk membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi para praktisi, profesional, dan individu berpengalaman yang belum sempat menyelesaikan pendidikan formalnya.

“Kami memahami bahwa pembelajaran tidak hanya terjadi di ruang kelas. Melalui RPL, pengalaman kerja yang mendalam dapat dikonversi menjadi kredit kuliah, sehingga mempercepat proses penyelesaian gelar sarjana,” jelas Prof. Sucipta.

Rektor Universitas Bali Dwipa, Prof. I Nyoman Sucipta. (balihotnews/ist)
Rektor Universitas Bali Dwipa, Prof. I Nyoman Sucipta. (balihotnews/ist)

Program RPL Universitas Bali Dwipa membuka kesempatan di tujuh program studi, masing-masing dengan jalur konversi yang relevan dengan pengalaman peserta, yaitu:

  • Akuntansi: pengalaman di bidang keuangan, audit, dan perpajakan.
  • Farmasi: pengalaman di apotek, rumah sakit, atau industri obat.
  • Psikologi: pengalaman konseling, HRD, hingga psikotes.
  • Hukum: pengalaman paralegal, firma hukum, hingga penyuluh masyarakat.
  • Hubungan Masyarakat (Humas): pengalaman di media, EO, atau PR perusahaan.
  • Gizi: pengalaman pelayanan gizi di rumah sakit, puskesmas, atau katering diet.
  • Bahasa Inggris: pengalaman pengajaran, penerjemahan, tour guide, hingga content writing.
Berita Terkait:  Luhut Soroti Potensi Kolaborasi Kampus dan Industri Indonesia-China

Dengan sistem ini, portofolio kerja, keahlian praktis, dan rekam jejak profesional dapat diakui setara dengan mata kuliah inti, misalnya Audit untuk Akuntansi, Farmakologi untuk Farmasi, Psikodiagnostik untuk Psikologi, hingga Legal Drafting untuk Hukum.

Prof. Sucipta menambahkan, RPL menjadi jawaban atas kebutuhan industri yang terus berkembang sekaligus solusi bagi mereka yang ingin meningkatkan kredibilitas akademik tanpa harus memulai dari nol.

“Langkah yang diambil hari ini adalah investasi terbaik untuk masa depan akademik dan karier,” tutupnya. (red)

Berita Terkini