Balihotnews.com | DENPASAR – Kegiatan Apel Gelar Agung Pecalang Bali berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat di Lapangan Niti Mandala Renon, Senin, 1 September 2025.
Istimewanya, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bali, Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.I.K., M.Si., menghadiri Apel Gelar Agung Pecalang Bali sebagai bentuk sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat Bali.
Menurutnya, para pecalang merupakan bagian tak terpisahkan dari kearifan lokal Bali, menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kedamaian serta ketentraman di Pulau Dewata.
“Peran pecalang sangat strategis, terutama dalam konteks budaya dan adat istiadat Bali. Sinergi antara aparat keamanan dan pecalang harus terus diperkuat untuk menciptakan suasana yang aman, damai, dan tertib, terutama dalam menghadapi berbagai dinamika sosial di Bali,” terangnya.
Pada kesempatan yang sama, seluruh pecalang yang hadir secara tegas menyatakan penolakan terhadap segala bentuk tindakan anarkis di wilayah Bali.
Mereka menyuarakan komitmen untuk terus menjaga Bali sebagai daerah yang aman, damai, dan harmonis sesuai dengan nilai-nilai kearifan lokal.
Pernyataan tegas tersebut menjadi simbol bahwa masyarakat Bali, melalui lembaga adatnya, tidak akan memberikan ruang bagi tindakan provokatif, intoleransi, maupun kekerasan yang berpotensi merusak ketertiban umum.
“Apel Gelar Agung Pecalang Bali ini diharapkan menjadi momentum memperkuat kesatuan antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat adat dalam mewujudkan Bali yang aman, damai, dan berbudaya,” tegasnya.
Patut diketahui, bahwa kegiatan ini diikuti oleh sekitar 1.500 Pecalang dari seluruh Bali.
Turut hadir, Gubernur Bali, Dr. Ir. Wayan Koster, M.M., Pangdam IX/Udayana serta Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Dr. Ketut Sumedana, S.H., M.H., beserta sejumlah pejabat tinggi lainnya dari unsur Forkopimda Provinsi Bali. (red).








