Tak Bayar Pajak! Gubernur Koster Minta Vila Bodong Ditertibkan

Gubernur Bali Wayan Koster saat memberikan sambutan (balihotnews/dio)

Balihotnews.com | DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster menyebut banyak usaha berupa vila di Bali atas nama perorangan baik orang luar maupun orang dalam tidak bayar pajak.

Kehadiran vila tersebut menurutnya sangat menggangu siklus pariwisata Bali yang sudah berjalan dengan baik sejak lama.

Karena itu, di periode kedua sebagai Gubernur Bali, Wayan Koster dengan tegas akan melakukan pemetaan terhadap jenis usaha vila yang di luar ketentuan tersebut.

“Banyak vila yang dibangun atas nama perorangan, ada orang dalam orang luar, tapi ternyata praktiknya itu disewakan, dia nggak bayar pajak,” tandas Koster di Denpasar, Jumat (11/4/2025).

Menurutnya, kemunculan jenis usaha vila yang tak terkontrol ini sangat berdampak pada pajak hotel dan restoran di Bali.

Berita Terkait:  Gubernur Koster Terima Banggar DPR RI Dorong Dukungan APBN untuk Infrastruktur Strategis Bali

“Karena banyak yang menginap di rumah-rumah, di villa yang milik perorangan yang sebenarnya dia bukan pelaku pariwisata, milik pribadi. Ini banyak orang asing,” katanya.

Karena itu, Koster dengan tegas meminta untuk menertibkan vlla yang tidak mengikuti aturan.

Yang begini-begini nggak ada ampun, tertibkan saja,” tegasnya.

Koster mengatakan, kalau hal tersebut dibiarkan maka ini akan menjadi problem besar bagi pariwisata Bali, karena merasa Bali tidak ada penegasan untuk menertibkannya.

“Nggak usah dibiarkan, merusak, kalau kita tidak melakukan penindakan, makin marak ini, dia merasa di Bali tidak ada penegasan,” tutup Gubernur Bali Wayan Koster. (dio)

Berita Terkini