Balihotnews.com | KLUNGKUNG – Pemerintah Kabupaten Klungkung terus memperkuat tata kelola pemerintahan melalui peningkatan kualitas pengelolaan arsip di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Upaya ini dinilai penting untuk mendukung transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi administrasi pemerintahan.
Hal tersebut disampaikan Bupati Klungkung, I Made Satria, dalam sambutannya yang dibacakan Asisten II Setda Kabupaten Klungkung, Luh Ketut Ari Citrawati, saat membuka Rapat Koordinasi Program Kerja Pengawasan Kearsipan Tahunan (PKPKT) Tahun 2026 di Ruang Rapat Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung, Kamis, 26 Maret 2026.
Dalam arahannya, Bupati Satria menegaskan bahwa sistem kearsipan memiliki peran strategis dalam mendukung jalannya pemerintahan yang baik. Seluruh OPD di lingkungan Pemkab Klungkung diminta untuk menjalankan tata kelola arsip secara tertib dan sesuai regulasi yang berlaku.
Menurutnya, arsip bukan sekadar dokumen, melainkan sumber informasi penting yang menunjang proses administrasi dan manajemen instansi. Oleh karena itu, pengelolaan arsip yang baik menjadi suatu keharusan karena mampu memberikan berbagai manfaat.
“Dengan tata kelola arsip yang baik, akuntabilitas kinerja juga akan meningkat, karena setiap bentuk pertanggungjawaban kinerja membutuhkan dukungan arsip yang tertib dan lengkap,” kata Bupati Satria.
Ia juga berharap melalui rapat koordinasi PKPKT 2026 ini dapat terbangun kesamaan persepsi antar perangkat daerah. Selain itu, forum tersebut diharapkan mampu menghasilkan kesepakatan program kerja serta masukan konstruktif guna meningkatkan kualitas kearsipan di masa mendatang.
Sementara itu, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Klungkung, I Komang Gde Wisnuadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan menyamakan persepsi, tetapi juga menjadi momentum evaluasi dan apresiasi terhadap kinerja OPD.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Klungkung turut menyerahkan piagam penghargaan kepada OPD terbaik dalam pengawasan kearsipan, termasuk bagi OPD yang telah melaksanakan pemusnahan arsip dan penyerahan arsip statis.
Berdasarkan hasil audit internal, sejumlah OPD menunjukkan peningkatan signifikan. Tiga OPD berhasil meraih kategori “AA” (sangat memuaskan), yakni Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Kecamatan Banjarangkan, dan BKPSDM.
Selain itu, dua OPD mengalami kenaikan peringkat dari kategori “CC” (cukup) menjadi “A” (memuaskan), yaitu Disdikpora dan Disdukcapil. Empat OPD lainnya juga meningkat dari kategori “B” (baik) menjadi “A” (memuaskan), yakni BPBD, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kesbangpol, serta Bappeda.
“Peningkatan indeks kearsipan daerah ini juga tidak terlepas dari peran bimbingan dan pembinaan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Bali,” kata Wisnuadi.
Dengan capaian tersebut, Pemkab Klungkung optimistis kualitas pengelolaan arsip akan terus meningkat, seiring komitmen bersama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang profesional dan akuntabel. (red).







