Aksi Nyata Maybank Marathon 2026 di Gianyar: Bangun Desa Bebas Emisi hingga Rangkul Disabilitas

Aktivitas penyandang disabilitas menyiapkan hidangan untuk peserta Maybank Marathon Sustainability Day di Piduh Charity Cafe, Gianyar, Jumat (21/8/2026). (Balihotnews/red)
Aktivitas penyandang disabilitas menyiapkan hidangan untuk peserta Maybank Marathon Sustainability Day di Piduh Charity Cafe, Gianyar, Jumat (21/8/2026). (Balihotnews/red)

Balihotnews.com | GIANYAR –  Mengawali hiruk-pikuk Maybank Marathon 2026, PT Bank Maybank Indonesia Tbk justru bergerilya mengukir jejak hijau lewat gelaran Sustainability Day di Piduh Charity Café, Gianyar, pada Jumat (21/8/2026).

Melalui gerakan ini, Maybank menyulap Desa Sanding, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, menjadi kawasan bebas emisi sekaligus merangkul anak-anak penyandang disabilitas agar mandiri secara finansial demi mewujudkan target Netralitas Karbon 2030.

​Gerakan bertajuk “Meningkatkan Jejak Hijau” ini bukanlah sekadar seremonial pelengkap jelang hari perlombaan. Pemilihan lokasi di Piduh Charity Café, misalnya, sengaja dilakukan untuk menyingkap pesan mendalam tentang pentingnya ruang inklusif.

​Kafe yang bernaung di bawah Yayasan Widya Guna tersebut merupakan kawah candradimuka bagi anak-anak dan pemuda berkebutuhan khusus. Di tempat inilah, mereka ditempa keterampilan wirausahanya agar berdaya saing dan merdeka secara ekonomi.

​Semangat kemandirian di kafe itu rupanya sejalan dengan marwah perusahaan yang diusung oleh Maybank. Ketua Pembina Yayasan Maybank Indonesia, Budhi Dyah Sitawati, menegaskan bahwa inisiatif ini merujuk pada prinsip dasar bank, yakni Humanising Financial Services.

​”Misi ini adalah landasan kami menempatkan manusia, komunitas, dan lingkungan sebagai inti dari denyut pertumbuhan bisnis,” ujar Dyah di Gianyar, Jumat (21/8/2026).

Berita Terkait:  Dampak Ekonomi Maybank Marathon 2026 di Bali Tembus Ratusan Miliar

​Menurut Dyah, ajang maraton tahunan ini tidak boleh sekadar memutar roda ekonomi daerah. Lebih dari itu, event olahraga ini diwajibkan membuka pintu selebar-lebarnya bagi ruang inklusif agar kue perputaran ekonominya bisa dirasakan merata oleh kelompok disabilitas.

​Efek Ganda untuk Ekologi dan Ekonomi

​Manuver keberlanjutan di luar lintasan aspal ini tak pelak memantik apresiasi tinggi dari otoritas pemerintah daerah. Bupati Gianyar, I Made Agus Mahayastra, yang turun langsung meninjau lokasi, menilai perhelatan ‘Elite Label Road Race‘ ini sukses memicu multiplier effect.

​”Ini bukti otentik ajang olahraga internasional mampu melangkah seirama dengan kesejahteraan warga. Bukan sekadar katalis penggerak pariwisata, melainkan membawa imbas positif bagi perbaikan ekologi di Gianyar,” tegas Mahayastra.

Berita Terkait:  100 Persen PHDI Provinsi Terdaftar, Mahasabha XIII PHDI Siap Digelar

​Imbas positif bagi ekologi yang disinggung Bupati Gianyar tersebut nyatanya digerakkan oleh tiga mesin utama. Head of Sustainability Maybank Indonesia, Maria Trifanny Fransiska, mengurai tiga pilar strategis perusahaannya: pendidikan, pemberdayaan, dan lingkungan.

​Di ranah pendidikan, literasi finansial ditabur untuk ribuan siswa dan guru. Sementara pilar pemberdayaan diretas melalui pengadaan kategori lari Wheelchair, program Run for Charity, hingga sokongan operasional bagi Piduh Charity Café.

​”Untuk pilar ekologi, kami merambah penanaman mangrove, pengelolaan sampah organik, hingga pengadaan transportasi hijau. Ketiga pilar ini saling berkelindan mengawal kami menuju netralitas karbon 2030,” urai Maria.

​Cetak Biru Dekarbonisasi Akar Rumput

​Guna mengeksekusi ambisi lingkungan tersebut secara riil, Maybank langsung menyentuh denyut nadi masyarakat adat. Berkolaborasi dengan World Resources Institute (WRI) Indonesia, program pendampingan bertajuk “Desa Sanding Bebas Emisi” resmi diluncurkan.

​Kepala Desa Sanding, Kompyang Ambarayusa, menyambut antusias penunjukan desanya sebagai purwarupa dekarbonisasi adat di Pulau Dewata. Warganya kini mulai dilatih mandiri memetakan emisi dan meramu sampah organik berbasis komunitas.

Berita Terkait:  Warga Madura Banjarangkan Laksanakan Tradisi Kuno “Ngaro” di Tengah Malam

​”Aksi iklim memang mutlak harus mengakar kuat dari denyut akar rumput di tingkat desa,” kata Ambarayusa merespons positif.

​Jika Desa Sanding menjadi motor penggerak aksi iklim, maka Yayasan Widya Guna mengambil peran sebagai sumbu sosial. Co-Founder Yayasan Widya Guna, Ketut Satya, menyebut kehadiran Sustainability Day di kafenya bak oase yang menyuntikkan keberanian bagi anak-anak asuhnya.

​”Ini adalah ejawantah nyata dari prinsip leave no one behind (tidak ada yang ditinggalkan). Setiap individu punya hak atas ruang berkarya dan merebut kemandirian finansialnya,” tuturnya.

Sebagai informasi, konstelasi acara pemungkas Maybank Marathon 2026 terpusat di Bali United Training Center, Gianyar. Ajang lari bergengsi standar World Athletics dan AIMS ini siap memacu adrenalin pada Minggu (23/8/2026) lewat kategori Marathon (42,195 km), Half Marathon (21,1 km), dan 10K.*** (dre)

Berita Terkini