Balihotnews.com | DENPASAR – Sebanyak 60 peracik kopi muda dari sembilan kabupaten/kota di Pulau Dewata bersaing ketat dalam Audisi Lomba Barista Kopi Bali, Rabu (20/5/2026) hingga Kamis (21/5/2026).
Berlangsung di Aula Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, kawasan Renon, Denpasar, ajang ini digelar serangkaian peringatan Bulan Bung Karno Tahun 2026. Kompetisi ini tak sekadar menjadi wadah adu racik, tetapi juga panggung strategis untuk mengangkat derajat kopi lokal ke kancah yang lebih luas.
Koordinator Lomba Barista Kopi Bali, I Putu Chandra Riantama, menyebut kegiatan ini adalah wujud nyata keberpihakan terhadap ekonomi kerakyatan. Ia menyoroti tren menjamurnya kedai kopi di Bali yang harus diimbangi dengan ketersediaan wadah kompetisi bagi talenta lokal.
“Bali memiliki kopi lokal yang berkualitas dan generasi muda yang kreatif. Tantangannya sekarang adalah bagaimana membuka ruang agar talenta-talenta muda ini bisa berkembang dan kopi lokal Bali tetap menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri,” ujar Chandra, Kamis (21/5/2026).
Pria yang juga menjabat sebagai Kelompok Ahli Pembangunan Provinsi Bali ini menjelaskan, para peserta dituntut tampil paripurna menyajikan kopi dengan teknik terbaik, kreativitas tinggi, serta kemampuan membangun karakter rasa.
Menurut Chandra, semangat Bulan Bung Karno sangat relevan diterjemahkan dalam dukungan nyata terhadap pelaku UMKM, petani kopi, dan ekosistem industri kreatif.
”Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga ruang untuk mengangkat potensi anak muda Bali sekaligus memperkuat eksistensi kopi lokal di tengah persaingan industri yang semakin kompetitif,” tegasnya.
Daftar Pemenang Audisi Barista Kopi Bali 2026
Antusiasme peserta membuktikan tingginya minat generasi muda Bali di industri kopi. Dari hasil audisi yang ketat, peraih Juara I dan II di tingkat daerah dipastikan melaju ke babak pamungkas pada bulan Juni mendatang.
Berikut adalah daftar lengkap pemenang dari masing-masing wilayah:
Kota Denpasar
- Juara I: Komang Wahyu Saputra
- Juara II: Putu Ditta Anastasya Narda Putri
- Juara III: Rayhan Raditya Ainurrofiq
Kabupaten Badung (Diikuti 10 peserta)
- Juara I: Nabila Mutiara Diva
- Juara II: I Kadek Agus Dika Putra Wijaya
- Juara III: Sadrakh Bimo Atmodjo
Kabupaten Gianyar (Diikuti 7 peserta)
- Juara I: Anak Agung Gede Bagus Pranawira
- Juara II: I Wayan Swastina
- Juara III: Komang Pande Aditya Putra
Kabupaten Tabanan (Diikuti 8 peserta)
- Juara I: Gideon Tanaka
- Juara II: Ni Komang Puspita Sari
- Juara III: Pande Made Satya Wicaksana Putra
Kabupaten Karangasem (Sapu bersih oleh Srikandi/perempuan)
- Juara I: Ni Komang Ayu Sekarsari
- Juara II: Ni Komang Tria Monika Sari
- Juara III: Ni Komang Suriani
Kabupaten Buleleng
- Juara I: Komang Danda Pranata Saputra
- Juara II: Ngurah Putu Arman Yuliana
- Juara III: Putu Dika Riski Wardana
Kabupaten Klungkung
- Juara I: Pasek Kadek Ari Wijaya
- Juara II: I Nyoman Agus Raditya Putra
- Juara III: I Putu Yoga Adi Pratama
Kabupaten Jembrana (Diikuti 4 peserta)
- Juara I: I Made Bagus Yuasa Krisna
- Juara II: I Kadek Angga Okta Pramana
- Juara III: I Putu Suada Ari Pradnyana
Kabupaten Bangli (Diikuti 2 peserta)
- Juara I: I Wayan Sukawedana Yasa
- Juara II: Ni Komang Sri Manda Devi
Memasuki bulan Juni mendatang, para jawara ini akan kembali bersaing dengan membawa panji daerah masing-masing di babak final.
“Melalui kegiatan ini, kita menerjemahkan semangat Bung Karno untuk mengangkat ekonomi kerakyatan, UMKM, dan terkhusus biji kopi lokal Bali. Saya kira itu harapan terbesar dari penyelenggaraan Lomba Barista Kopi Bali ini,” pungkas Chandra.*** (dre)






