Lapas Kerobokan dan Forkopimda Badung Bersih-Bersih Sampah Laut di Pantai Kelan Hingga Jimbaran

Foto: Lapas Kerobokan bersinergi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Badung melalui Korvei Aksi Bersih Sampah Laut di sepanjang Pantai Kelan hingga Pantai Jimbaran, Jumat, 6 Pebruari 2026. (Balihotnews/ist).

Balihotnews.com | BADUNG – Komitmen terhadap pembinaan kemandirian sekaligus kepedulian lingkungan terus ditegaskan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan.

Upaya ini selaras dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Tahun 2026 yang menempatkan reintegrasi sosial warga binaan sebagai bagian dari kontribusi nyata menjaga kelestarian alam, khususnya ekosistem pesisir Bali.

Menindaklanjuti instruksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), Lapas Kerobokan bersinergi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Badung melalui Korvei Aksi Bersih Sampah Laut di sepanjang Pantai Kelan hingga Pantai Jimbaran, Jumat, 6 Pebruari 2026.

Sebanyak 25 personel terlibat langsung dalam kegiatan tersebut, terdiri dari 14 petugas dan 10 warga binaan.

Aksi dipimpin Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Kerobokan, Hudi Ismono. Kehadiran warga binaan yang turut membersihkan pesisir menarik perhatian masyarakat dan wisatawan, serta menuai apresiasi atas kontribusi positif yang ditunjukkan.

Berita Terkait:  Tim III THK Awards akan Gelar Asesmen Hotel di Ubud

Secara terpisah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bali, Decky Nurmansyah, memberikan apresiasi terhadap kolaborasi lintas unsur tersebut. Ia menilai kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat citra pemasyarakatan yang humanis sekaligus berorientasi pada kepedulian lingkungan.

Saat diwawancarai media di lokasi kegiatan, Kalapas Kerobokan Hudi Ismono menegaskan komitmen pembinaan yang berkelanjutan.
“Keterlibatan ini adalah bukti bahwa pembinaan warga binaan berjalan selaras dengan dedikasi terhadap bumi,” ujarnya.

Aksi bersih pesisir ini tidak hanya menjadi bentuk kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga refleksi pengabdian dalam membangun harapan baru bagi warga binaan menuju masa depan yang lebih baik, sekaligus mendukung terwujudnya lingkungan Bali yang asri dan bermartabat. (red).

Berita Terkait:  Kolaborasi dengan Sungai Watch dan Relawan, Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu Bersihkan Kawasan Hutan Bakau Sidakarya

 

 

 

Berita Terkini