Selamat Tinggal Jalan Gelap, Dishub Badung Kucurkan Rp 16 Miliar untuk Ribuan Lampu Jalan

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Badung, Anak Agung Gde Rahmadi. (Balihotnews/red)
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Badung, Anak Agung Gde Rahmadi. (Balihotnews/red)

Balihotnews.com | MANGUPURA – Kawasan gelap di sejumlah ruas jalan Kabupaten Badung segera tinggal kenangan. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung bersiap mengeksekusi pemasangan 2.365 titik Lampu Penerangan Jalan (LPJ) baru yang tersebar di enam kecamatan hingga akhir 2026.

​Langkah strategis ini tak hanya menyasar penambahan titik baru di area minim cahaya, tetapi juga merehabilitasi tiang-tiang lampu yang sudah uzur termakan usia.

​Kepala Dishub Badung, Anak Agung Gde Rahmadi mengatakan, penambahan ini difokuskan pada wilayah yang selama ini masih minim penerangan. Dari total kebutuhan ideal 40 ribu titik lampu di Gumi Keris, saat ini baru terpasang sekitar 25 ribu titik.

​”Artinya masih ada sekitar 15 ribu titik yang menjadi kebutuhan. Karena itu, pemasangan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan skala prioritas,” kata Rahmadi, Selasa (6/10/2026).

Berita Terkait:  Kemenpar Siap Dukung Percepatan Pembangunan Infrastruktur Pariwisata dan Pengelolaan Sampah di Nusa Penida

​Proyek pengadaan ini menyedot anggaran belasan miliar rupiah. Pemkab Badung awalnya mematok pagu Rp 21,5 miliar. Namun, setelah melalui tender, nilai kontrak disepakati di angka Rp 16 miliar.

​Rahmadi memastikan proyek ini sudah memasuki tahap eksekusi. Pihak rekanan yang akan menggarap ribuan lampu tersebut juga sudah ditetapkan.

​”Sudah berproses dan sudah ada pemenang tendernya. Jadi dibagi sesuai kebutuhan wilayah,” jelasnya.

​Dari total 2.365 LPJ baru, Kecamatan Kuta Selatan mendapat alokasi paling besar. Wilayah yang menjadi kantong pariwisata ini akan dipasangi 1.179 titik lampu.

​Sisanya disebar ke Mengwi (420 titik), Abiansemal (218 titik), Kuta Utara (215 titik), Kuta (177 titik), dan Kecamatan Petang (156 titik).

Berita Terkait:  Stok BBM Bali Ditambah, Antrean Kendaraan di SPBU Denpasar dan Badung Masih Mengular

​Rahmadi menegaskan, pekerjaan tahun ini murni menyasar penambahan titik baru, bukan mengganti lampu yang masih berfungsi normal. Sebagian anggaran juga dialokasikan untuk perbaikan infrastruktur lama yang sudah tak layak.

​”Ini penambahan titik lampu baru dan rehabilitasi tiang yang rusak,” tandasnya.*** (dre)

Berita Terkini