Ganti Roda Birokrasi! Koster Tunjuk Pejabat Berdasarkan Merit, Bukan Titipan

Gubernur Bali Wayan Koster melantik pejabat baru di Gedung Wiswa Sabha, Kantor Gubernur Bali, Jumat (9/5/2025). (balihotnews/red)

Balihotnews.com | DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster kembali merombak jajaran pejabat tinggi Pemprov Bali melalui rotasi, mutasi, dan promosi. Pelantikan dilakukan di Gedung Wiswa Sabha, Kantor Gubernur Bali, Jumat (9/5/2025).

Dalam arahannya, Koster menegaskan bahwa seluruh proses pengisian jabatan dilakukan tanpa titipan dan tanpa lelang, melainkan murni berdasarkan sistem merit. Ia menolak praktik lama yang sarat dengan jual-beli jabatan dan nepotisme.

“Saya baca langsung seluruh rekam jejak mereka. Dari masa kerja, pendidikan, sampai integritas. Tidak ada konsultasi dengan siapa pun, bahkan istri saya sendiri,” tegas Koster.

Ia meminta para pejabat yang dilantik agar bekerja ulet, jujur, profesional, dan tidak terpengaruh tekanan politik. Koster juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan loyalitas terhadap visi pembangunan Bali ke depan.

Berita Terkait:  Imbas Antrean Mengular, Beli BBM di Bali Kini Pakai Ganjil Genap & Dijatah 20 Liter

Pejabat yang Diangkat dan Alasannya:

I Wayan Sumarajaya: Diangkat sebagai Kadis Pariwisata karena kemampuan bahasa Inggrisnya.

I Ketut Sukra Negara: Pindah ke DPMPTSP karena dikenal tegas dan anti-suap.

Ketut Nayaka: Menjadi Sekwan karena kerja cepat dan tak mudah ditekan legislatif.

I Dewa Tagel Wirasa: Pindah ke Bapenda, sebelumnya sering berdiskusi dengan Gubernur.

I Gusti Ngurah Wiryanata: Menjadi Kadisperindag karena rekam jejak baik sebagai bendesa.

Gede Suralaga: Diangkat sebagai Kaban Kesbangpol, diminta tegas hadapi ormas liar.

Made Rentin: Dipindah ke Dinas Kehutanan, diminta tangani sampah dan ekosistem secara serius.

I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya: Naik sebagai Kalak BPBD menggantikan Rentin.

Ida Bagus Surja Manuaba: Pimpin Biro Humas dan Protokol yang dinilai gagal oleh Koster.

Berita Terkait:  Gubernur Koster Sampaikan Selamat HUT ke-77 Berdirinya Republik Rakyat Tiongkok

Tri Arya Dhyana Kubontubuh: Naik menjadi Kadis Koperasi sebelum pensiun.

Sorotan Khusus: Humas Dinilai Gagal

Koster menyebut kehumasan Pemprov Bali gagal dalam menyampaikan kebijakan strategis ke publik. Ia menyatakan banyak program bagus justru kurang terekspos, bahkan menjadi sasaran kritik karena tidak diklarifikasi.

Di akhir arahannya, Koster mengingatkan agar seluruh pejabat bekerja secara tim, menjunjung profesionalisme, dan mengikuti visi Bali Era Baru. Ia menegaskan pentingnya loyalitas, komunikasi yang baik, dan tidak terjebak ego sektoral.

“Baca visi-misi Bali Era Baru. Kita adalah satu kesatuan di bawah komando Sekda,” tutup Gubernur Koster. (red)

Berita Terkini