Balihotnews.com | BADUNG – Gerah dengan maraknya truk yang parkir sembarangan dan kerap memicu kemacetan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung mengambil langkah tegas.
Sebanyak 30 unit water barrier kini terpasang kokoh di sepanjang Jalan Terminal Mengwi, yang juga dikenal sebagai Jalan Jaksa Agung R Soeprapto, Badung, Selasa (6/5/2025).
Pemasangan barikade air ini menjadi solusi cepat untuk menghalau kendaraan berat, khususnya truk, yang selama ini nekat memakan badan jalan. Akibatnya, arus lalu lintas di salah satu akses vital tersebut kerap tersendat yang memantik keluhan warga.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Badung, I Made Gede Wiryantara Adi Susandi, mengungkapkan bahwa tindakan ini merupakan respons langsung atas banyaknya aduan masyarakat.
“Jalan ini berstatus jalan nasional, sehingga kami berkoordinasi intens dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Bali dan Satlantas Polres Badung. Penindakan oleh kepolisian sudah sering dilakukan, namun untuk solusi jangka pendek, hari ini kami memasang water barrier agar truk tidak bisa lagi parkir sembarangan,” tegas Wiryantara saat ditemui di lokasi.
Tak hanya mengandalkan water barrier, Satlantas Polres Badung juga dipastikan akan terus menggencarkan patroli dan penindakan terhadap parkir liar.
Lebih jauh, Wiryantara membeberkan rencana jangka panjang. Dishub Badung bersama BPTD Bali tengah merumuskan skema pembatasan jam operasional bagi kendaraan berat di ruas jalan tersebut, terutama di luar jam-jam sibuk.
“Kami juga mendorong optimalisasi Terminal Tipe A Mengwi sebagai kantong parkir resmi bagi truk. Dengan begitu, mereka bisa menunggu dengan tertib di dalam terminal sebelum melanjutkan perjalanan saat kondisi lalu lintas lebih lengang,” imbuh Wiryantara.
Ia juga menegaskan komitmen Pemkab Badung untuk menertibkan ruas jalan lain yang rawan macet, demi mendukung pariwisata berkualitas.
Dukungan penuh datang dari Kepala BPTD Kelas II Bali, Iman Sukandar. Ia menyatakan kesiapannya bersinergi dengan Dishub Badung dan Satlantas Polres Badung dalam menata parkir di kawasan tersebut.
“Diskusi untuk solusi jangka panjang kami dengan Dishub dan Satlantas Polres Badung adalah mengoptimalisasi Terminal Mengwi sebagai area parkir truk. Namun, hal ini memerlukan kajian mendalam dan koordinasi lebih lanjut dengan pemerintah pusat di Jakarta, mengingat pengelolaan terminal tipe A berada di bawah kewenangan Kementerian Perhubungan,” papar Iman.
Ia menambahkan, kajian komprehensif diperlukan agar keberadaan truk di dalam terminal tidak mengganggu fungsi utama terminal sebagai hub transportasi umum.
“Hasil diskusi ini akan segera kami sampaikan ke pemerintah pusat untuk tindak lanjut. Upaya terintegrasi ini diharapkan dapat mengurangi beban lalu lintas di Jalan Jaksa Agung R. Soeprapto dan menciptakan arus kendaraan yang jauh lebih lancar di kawasan Terminal Mengwi dan sekitarnya,” pungkas Iman. (dre)





