Pasca Menang di Las Vegas, Gubernur Koster kembali Dukung Rico Juara Bartender di Polandia

Balihotnews.com l DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster kembali memberikan dukungan kepada Gede Rico Hardiana Widnyana untuk mengukir prestasi di panggung internasional. Setelah sukses meraih Juara II dunia di Las Vegas, Amerika Serikat, bartender muda asal Bali ini bersiap menghadapi kompetisi internasional berikutnya di Polandia. Keberangkatan Rico ke ajang flair bartending dunia tersebut direncanakan mendapat dukungan sponsor dari Gubernur Bali.

Dukungan ini menjadi kelanjutan perhatian Gubernur Koster terhadap potensi anak muda Bali yang mampu bersaing di tingkat global. Sebelumnya, dukungan serupa diberikan saat Rico mengikuti The TDuB World Championship – Grand Finals di Las Vegas pada 4–5 Oktober 2026. Dalam kompetisi tersebut, Rico berhasil finis di posisi kedua dari 33 peserta yang berasal dari 18 negara.

Prestasi di Las Vegas menjadi salah satu pencapaian penting dalam perjalanan Rico menekuni dunia flair bartending, seni meracik minuman yang memadukan teknik bartender dengan atraksi memainkan botol, shaker, dan peralatan bar lainnya. Namun, keberhasilan itu bukanlah hasil yang datang secara instan. Perjalanan Rico dimulai dari bangku sekolah kejuruan, melewati keterbatasan ekonomi saat pandemi, hingga akhirnya menembus kompetisi internasional.

Berawal dari SMK, Tumbuh di Tengah Keterbatasan

Ketertarikan Rico terhadap dunia flair bartending bermula pada 2019, ketika ia menempuh pendidikan di SMK Triatma Jaya. Saat itu, ia mulai mengenal dunia bartender dan menemukan ketertarikan khusus pada seni meracik minuman dengan atraksi.

Meski belum memiliki pembimbing dengan kompetensi khusus di bidang tersebut di sekolahnya, Rico mendapat motivasi dari Komang Mahardika yang mendorongnya untuk terus mengembangkan minat dan kemampuannya.

Perjalanan itu berlanjut pada 2020, ketika pandemi COVID-19 melanda dan kondisi ekonomi menjadi tantangan untuk mengikuti pelatihan profesional. Rico ingin belajar di Flair Forever Bali, Nusa Dua, tetapi belum memiliki kemampuan finansial untuk membayar biaya pelatihan secara penuh.

Kesempatan datang melalui I Wayan Eka Darmawan, pendiri Flair Forever Bali, yang memberikan potongan biaya pelatihan sehingga Rico bisa mengikuti program tersebut. Di bawah bimbingan Eka Darmawan, ia mulai mempelajari teknik dasar, membangun disiplin latihan, dan memahami karakter kompetisi flair bartending.

Rico juga memperoleh arahan dari Ngurah Udayana, yang ketika itu menjabat sebagai Ketua Asosiasi Bartender Indonesia (ABI). Bimbingan tersebut memperluas pemahamannya mengenai pengembangan karier dan peluang berkompetisi.

Berita Terkait:  Jelang Tumpek Wayang, Pemprov Bali Gelar Aksi Bersih Sampah Serentak, Kumpulkan 3,56 Ton Sampah di Mangrove Pesanggaran

Pada tahap awal, Rico belum langsung memperoleh gelar juara. Ia mengikuti berbagai kompetisi yang diselenggarakan ABI maupun pihak lainnya, tetapi hasilnya belum sesuai harapan. Alih-alih menyerah, pengalaman tersebut menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki teknik, meningkatkan kualitas penampilan, dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya.

Juara II Arak Bali, Menjadi Titik Balik

Titik balik mulai terlihat pada 2022, ketika Rico mengikuti Kompetisi Mixology Arak Bali yang diselenggarakan Asosiasi Bartender Indonesia di Grand Inna Bali Beach. Dalam ajang tersebut, ia berhasil meraih Juara II.

Prestasi itu menjadi pencapaian awal yang memperkuat keyakinannya untuk menekuni dunia bartender secara profesional.

Pada tahun yang sama, Rico melanjutkan pendidikan di Universitas Triatma Mulya. Dukungan kampus terhadap kegiatan dan kompetisi mahasiswa memberinya ruang untuk terus mengembangkan kemampuan, sembari mulai membangun pengalaman di industri hospitality.

Ia bekerja sebagai bartender di 69 Bar & Resto, Kuta, Bali, pada Desember 2022 hingga Juli 2023. Selanjutnya, pada Desember 2023 hingga Mei 2024, ia bekerja sebagai barback di Potato Head Bali.

Pengalaman tersebut memberinya pemahaman langsung mengenai operasional bar, pelayanan kepada tamu, kerja sama tim, serta standar profesional di industri perhotelan dan pariwisata.

Perkembangan prestasinya semakin terlihat pada 2023. Dalam Kompetisi Mixology Arak Bali yang diselenggarakan PDI Perjuangan, Rico berhasil meraih Juara I. Setahun kemudian, ia kembali terlibat dalam kegiatan serupa sebagai pengisi penampilan atau guest performance.

Dari perjalanan itu, kesempatan untuk mengikuti kompetisi internasional semakin terbuka. Rico memperoleh dukungan dari sejumlah pihak, antara lain I Wayan Eka Darmawan, Ngurah Udayana, Dewa Jack, Universitas Triatma Mulya, PDI Perjuangan, serta kedua orang tuanya.

Menembus Kompetisi Internasional, Raih Gelar dan Best Cocktail

Tahun 2024 menjadi fase penting dalam karier Rico. Ia mulai mewakili Indonesia dalam berbagai kompetisi flair bartending internasional.

Pada Pattaya World Flair Championship di Thailand, Rico meraih Juara III sekaligus penghargaan Best Cocktail. Kompetisi tersebut diikuti 25 peserta dari 15 negara, menjadikannya pengalaman internasional pertama yang berbuah prestasi.

Masih pada 2024, Rico mengikuti Vietnam International Flair Open. Ia kembali menunjukkan peningkatan dengan meraih Juara II dan penghargaan Best Cocktail dalam kompetisi yang diikuti sekitar 20 peserta dari berbagai negara.

Berita Terkait:  Lanang Umbara Sentil Pertamina dan Pemerintah Pusat Soal BBM Langka Coreng Wajah Bali di Mata Dunia 

Di tingkat nasional, Rico juga mengukuhkan kemampuannya melalui sejumlah kemenangan. Pada 2024, ia meraih Juara I Bar Pro Jakarta, Juara I Solo National Flair Bartender Competition, serta Juara I Ocean Flair Competition.

Rangkaian hasil tersebut menunjukkan bahwa Rico mampu menjaga konsistensi prestasi, baik ketika berhadapan dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia maupun saat bersaing dengan bartender dari negara lain.

Tetap Berlatih di Maladewa, Prestasi Terus Berlanjut

Pada Februari 2025, Rico bergabung dengan Emerald Maldives Resort & Spa sebagai bagian dari tim bar. Ia bekerja di Maladewa hingga Februari 2026.

Di tengah kesibukan profesionalnya di industri hospitality, Rico tetap menjaga rutinitas latihan dan mengikuti perkembangan kompetisi flair bartending. Baginya, pengalaman bekerja di lingkungan internasional menjadi kesempatan untuk meningkatkan keterampilan sekaligus memperluas wawasan profesional.

Ketekunan tersebut berbuah prestasi berikutnya. Pada 2025, Rico meraih Juara III dalam Atlas World Flair Bartender Competition, ajang yang diikuti sekitar 30 peserta dari 20 negara.

Pada 2026, ia kembali meraih Juara II dalam The Master World Flair Competition di Phuket, Thailand. Kompetisi tersebut diikuti 31 peserta dari 25 negara.

Pencapaian di Thailand semakin memperkuat rekam jejaknya sebelum berlaga di Las Vegas. Di Amerika Serikat, Rico kembali membuktikan kemampuannya dengan menempati posisi kedua dalam The TDuB World Championship – Grand Finals.

Dalam kompetisi tersebut, perjalanan Rico tidak sepenuhnya mulus. Ia sempat berada di peringkat ke-10 pada babak penyisihan, tetapi mampu memperbaiki penampilannya di babak final hingga berhasil membawa pulang sabuk perak atau silver championship belt.

Capaian tersebut menjadi bukti perjalanan panjang yang dibangun melalui latihan, pengalaman kerja, evaluasi berulang, dan kesempatan berkompetisi di berbagai negara.

Koster Sebelumnya Bantu Keberangkatan ke Las Vegas

Prestasi Rico di Las Vegas tidak terlepas dari dukungan yang sebelumnya diberikan Gubernur Bali Wayan Koster.

Ketertarikan Koster terhadap kemampuan Rico muncul setelah melihat penampilannya dalam babak final kegiatan Bulan Bung Karno yang diselenggarakan DPD PDI Perjuangan Bali. Koster kemudian mendorong Rico untuk mengikuti kejuaraan dunia di Las Vegas.

Saat itu, biaya perjalanan Rico didukung Pemerintah Provinsi Bali, dengan dukungan Bank BPD Bali dan Perumda Kerta Bali Saguna.

“Atas prestasi tersebut saya meminta agar mengikuti kejuaraan dunia di Las Vegas, dengan biaya perjalanan dari Pemprov Bali dan dukungan BPD Bali serta Perumda,” ungkap Koster dalam pemberitaan sebelumnya.

Berita Terkait:  Atasi Kelangkaan BBM, Gubernur Koster Panggil Pertamina dan Hiswana Migas

Dukungan itu membuka kesempatan bagi Rico untuk menguji kemampuannya di panggung internasional. Keberhasilannya meraih Juara II dunia kemudian menjadi bagian penting dari perjalanan kariernya.

Kini, setelah prestasi di Las Vegas, Rico bersiap menghadapi tantangan berikutnya di Polandia. Rencana dukungan sponsor dari Gubernur Koster diharapkan kembali membuka ruang bagi bartender muda Bali tersebut untuk bersaing di tingkat dunia.

Membawa Arak Bali ke Panggung Dunia

Bagi Rico, kompetisi internasional bukan semata-mata tentang mengejar gelar juara. Ia juga ingin memperkenalkan potensi lokal Bali, terutama Arak Bali, melalui seni mixology dan flair bartending.

Keterampilan meracik minuman memberikan ruang untuk mengolah arak, buah-buahan, dan rempah-rempah lokal menjadi sajian kreatif yang dapat diperkenalkan kepada masyarakat internasional.

Pandangan tersebut sejalan dengan perhatian Koster terhadap pengembangan keterampilan bartender sebagai salah satu potensi yang dapat mendukung pariwisata dan ekonomi kreatif Bali.

Saat menghadiri kompetisi Mixology & Flair Bartender di Bali pada Agustus 2026, Koster menilai keterampilan tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

“Saya tertarik karena ini keterampilan unik dan langka. Menurut saya ini adalah potensi besar, karena anak-anak kita dianugerahi keterampilan seperti itu. Bali sebagai daerah tujuan wisata dunia punya ekosistem yang baik,” ujar Koster.

Ia juga menyoroti manfaat pengembangan keterampilan tersebut bagi pemasaran produk lokal dan pembukaan peluang ekonomi baru.

“Kita harus urus dan beri perhatian serius karena dapat memajukan perekonomian masyarakat dan membuka lapangan kerja baru,” sebutnya.

Perjalanan Rico dari SMK Triatma Jaya, pelatihan di Flair Forever Bali, pengalaman kerja di industri hospitality, hingga meraih prestasi di berbagai kompetisi internasional menunjukkan bahwa keberhasilan dibangun melalui proses panjang.

Dari Juara II Arak Bali pada 2022, Juara I pada 2023, kemenangan di berbagai ajang nasional dan internasional, hingga Juara II dunia di Las Vegas, Rico kini memiliki kesempatan untuk melanjutkan langkahnya menuju Polandia.

Dengan rencana dukungan Gubernur Koster, Rico diharapkan kembali tampil membawa nama Bali dan Indonesia. Lebih dari sekadar mengejar podium, ia membawa harapan agar talenta muda daerah dan potensi produk lokal Bali semakin dikenal di panggung dunia. (Bhn)

Berita Terkini