Balihotnews.com | DENPASAR – Seorang buruh berinisial SE (37) meninggal dunia setelah tertimpa delapan lembar kaca setebal 10 milimeter saat proses pemindahan muatan di Jalan Goa Gong No. 1, Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (20/10/2026).
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 16.38 WITA ketika korban bersama sejumlah pekerja memindahkan lembaran kaca dari kendaraan pengangkut yang mengalami gangguan teknis.
Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya menjelaskan, kejadian bermula ketika saksi Muhammad Faqih bersama dua rekannya berangkat dari gudang menggunakan mobil Isuzu Traga bernomor polisi DK 8838 DS sekitar pukul 12.30 WITA.
Kendaraan tersebut mengangkut 16 lembar kaca, terdiri atas delapan lembar dengan ketebalan 10 milimeter dan delapan lembar setebal enam milimeter.
Setibanya di tanjakan Pura Goa Gong, kendaraan mengalami gangguan akibat kampas kopling habis. Kendaraan tersebut kemudian dibantu kendaraan lain hingga berhasil mencapai lokasi parkir di pinggir jalan.
Saksi selanjutnya menghubungi perusahaan untuk meminta bantuan. Tidak lama kemudian, datang kendaraan pengganti beserta tenaga tambahan untuk memindahkan muatan kaca.
Dalam proses pemindahan, saksi bersama lima buruh lainnya memindahkan delapan lembar kaca setebal enam milimeter yang berada di sisi kiri kendaraan. Sementara itu, delapan lembar kaca setebal 10 milimeter masih berada di sisi kanan kendaraan.
Ketika para pekerja mengikat kaca yang telah dipindahkan ke kendaraan pengganti, korban justru membuka tali pengikat delapan lembar kaca yang masih tersisa.
Saat tali pengikat dilepas, saksi mendengar teriakan korban disusul suara kaca pecah. Para pekerja kemudian bergegas menolong korban yang tertimpa lembaran kaca tersebut.
Dari delapan lembar kaca yang menimpa korban, tiga lembar dilaporkan pecah, sedangkan lima lembar lainnya masih utuh. Masing-masing kaca memiliki lebar 1,35 meter dan panjang 1,75 meter.
Berdasarkan hasil pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP), korban mengalami luka terbuka pada bagian atas kepala serta luka terbuka di area mata kanan hingga telinga.
Korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans dari Musholla Al Falah Buana Indah menuju RS Prof. Ngoerah Denpasar sekitar pukul 19.10 WITA.
Dugaan sementara, kecelakaan tersebut terjadi akibat ketidakseimbangan posisi kendaraan karena delapan lembar kaca yang masih berada di sisi kanan menyebabkan beban tidak seimbang hingga kaca roboh dan menimpa korban.
Polisi melakukan penanganan terhadap peristiwa tersebut untuk mengetahui penyebab kecelakaan secara lebih lanjut. (alan).





