Balihotnews.com | BADUNG – Mamaka Fun Run Vol. 3 tidak sekadar menjadi ajang adu kecepatan di kawasan Pantai Kuta, Bali, Minggu (18/10/2026). Kegiatan lari yang digelar Mamaka Hotels & Resorts ini juga membawa misi sosial dengan mendukung perluasan edukasi kesehatan mental melalui program Mental Health Awareness Training (MHAT).
Menggandeng organisasi nirlaba Shuffle & Strides, Mamaka mengarahkan dukungan dari kegiatan tahun ini untuk memperluas kesempatan masyarakat mengikuti pelatihan kesadaran kesehatan mental secara gratis.
Mamaka Fun Run Vol. 3 menghadirkan dua kategori, yakni 5 kilometer (5K) dan 10 kilometer (10K), masing-masing untuk putra dan putri. Selain mendorong gaya hidup aktif, kegiatan ini menjadi ruang berkumpul bagi komunitas lari sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan mental.
Dalam kompetisi tersebut, Agus Kiruns menempati posisi pertama kategori 5K putra, disusul Onesmus Mathangu Maithya dan Jack Onesmus.
Pada kategori 5K putri, Lucy Jill Williamson meraih posisi pertama, diikuti Meiki dan Stephanie Angkiriwang.
Sementara itu, kategori 10K putra dimenangkan Amram Naftali Opat. Posisi kedua diraih Yopi Bana, sedangkan Thimo Kilberth menempati posisi ketiga.
Untuk kategori 10K putri, Septiana Dita berhasil meraih posisi pertama, diikuti Heather Mott dan Putri Anggraini.
Daftar Lengkap Pemenang Mamaka Fun Run Vol. 3
Berikut daftar pemenang berdasarkan urutan nama yang diberikan:
5K Putra
1. Agus Kiruns
2. Onesmus Mathangu Maithya
3. Jack Onesmus
5K Putri
1. Lucy Jill Williamson
2. Meiki
3. Stephanie Angkiriwang
10K Putra
1. Amram Naftali Opat
2. Yopi Bana
3. Thimo Kilberth
10K Putri
1. Septiana Dita
2. Heather Mott
3. Putri Anggraini
Bukan Cuma Olahraga, Ada Misi Kesehatan Mental
General Manager Mamaka Hotels & Resorts, Joel Bartlett, mengatakan pemilihan kesehatan mental sebagai fokus Mamaka Fun Run Vol. 3 merupakan langkah yang selaras dengan komitmen perusahaan terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Bagi kami, memilih kesehatan mental untuk Mamaka Fun Run Vol. 3 adalah keputusan yang sangat alami. Mamaka adalah tentang gerak, koneksi, dan kesejahteraan, dan kami percaya kesejahteraan harus mencakup tubuh dan pikiran,” kata Joel.
Ia menilai kesehatan mental masih menjadi isu yang tidak mudah dibicarakan. Melalui kegiatan ini, Mamaka ingin mendorong edukasi praktis agar masyarakat lebih percaya diri dalam mengenali ketika seseorang sedang mengalami kesulitan dan mengetahui cara memberikan dukungan yang tepat.
“Fun Run memberi kami platform yang kuat untuk mempertemukan komunitas kami sambil membantu pengetahuan tersebut menjangkau lebih jauh,” ujarnya.
Melalui kerja sama dengan Shuffle & Strides, dana yang terkumpul dari kegiatan ini akan membantu membuka lebih banyak kesempatan pelatihan MHAT. Program tersebut dirancang agar edukasi kesehatan mental dapat menjangkau lebih banyak peserta di Bali dan Indonesia.
Pelatihan MHAT berlangsung selama dua hari dan ditawarkan secara gratis kepada masyarakat melalui Shuffle & Strides. Materinya mencakup pengenalan tanda dan gejala tantangan kesehatan mental, cara berkomunikasi dengan orang yang sedang mengalami kesulitan, pemberian dukungan awal, serta pemahaman mengenai sumber bantuan dan perawatan profesional.
Pelatihan ini tidak dimaksudkan untuk menjadikan peserta sebagai tenaga profesional kesehatan mental. Sebaliknya, masyarakat dibekali pengetahuan dasar agar mampu memahami persoalan kesehatan mental dan memberikan respons yang lebih tepat kepada orang-orang di sekitarnya.
Data Kesehatan Mental Jadi Pengingat
Pentingnya edukasi kesehatan mental turut tercermin dalam sejumlah data nasional.
Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 mencatat prevalensi depresi nasional sebesar 1,4 persen. Angka tertinggi ditemukan pada kelompok usia 15–24 tahun, yakni 2 persen.
Survei kesehatan mental remaja nasional juga menemukan bahwa 5,5 persen remaja Indonesia berusia 10–17 tahun mengalami gangguan mental, termasuk kecemasan, depresi, gangguan stres pascatrauma (PTSD), dan ADHD.
Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan persentase pelajar Indonesia berusia 13–17 tahun yang mengaku pernah serius mempertimbangkan bunuh diri meningkat dari 5,4 persen pada 2015 menjadi 8,5 persen pada 2023.
Angka tersebut memperlihatkan bahwa edukasi dan akses terhadap dukungan kesehatan mental menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kemampuan mengenali tanda-tanda awal, membuka percakapan, dan mengetahui tempat mencari bantuan dapat menjadi langkah penting sebelum masalah berkembang lebih jauh.
Dari 5K Sederhana Menjadi Gerakan Komunitas
Mamaka Fun Run pertama kali diselenggarakan pada 2024 sebagai lari amal 5K di kawasan Kuta dan Legian. Pada dua edisi pertamanya, kegiatan ini mendukung inisiatif pendidikan melalui Bali Children Foundation (BCF).
Pada 2025, Mamaka Fun Run Vol. 2 berkembang dengan menghadirkan kategori 5K dan 10K serta melibatkan lebih dari 700 pelari. Kegiatan tersebut juga diramaikan dengan hiburan, Zumba, aktivitas keluarga, dan partisipasi sejumlah komunitas lari di Bali.
Seluruh hasil pendaftaran pada edisi kedua disalurkan kepada BCF untuk mendukung program pendidikan anak-anak di Bali.
Memasuki edisi ketiga, Mamaka memperluas fokus kontribusinya dari pendidikan ke edukasi kesehatan mental. Pergeseran ini mempertahankan prinsip yang sama, yakni memanfaatkan kekuatan komunitas untuk membuka akses terhadap pengetahuan dan menciptakan dampak positif.
Mamaka juga menegaskan bahwa dukungannya terhadap MHAT tidak terbatas pada kegiatan lari. Perusahaan tersebut sebelumnya telah memberikan dukungan acara dan produksi sebagai bagian dari hubungan berkelanjutan dengan Shuffle & Strides.
Joel mengatakan Mamaka ingin peserta membawa pulang lebih dari sekadar pengalaman berolahraga.
“Kami tidak ingin dampak Mamaka Fun Run berhenti ketika orang-orang melewati garis finis. Kami ingin orang-orang pulang dengan sesuatu yang lebih, entah itu kenangan indah, koneksi baru, kebiasaan yang lebih sehat, atau sekadar pemahaman yang lebih baik tentang cara memperhatikan seseorang yang mungkin sedang tidak baik-baik saja,” katanya.
Melalui Mamaka Fun Run Vol. 3, Mamaka Hotels & Resorts berharap semangat berlari dapat berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. Sebab, menjaga kesehatan bukan hanya tentang kebugaran fisik, tetapi juga tentang memahami kondisi mental dan membangun lingkungan yang saling mendukung.
Tentang Mamaka Hotels & Resorts
Mamaka Hotels & Resorts merupakan resor bergaya hidup di Pantai Kuta, Bali, yang memadukan akomodasi, kuliner, hiburan, kebugaran, dan pengalaman komunitas. Melalui berbagai inisiatif, Mamaka berupaya mempertemukan tamu, mitra, dan masyarakat dalam kegiatan yang memberikan dampak positif.
Tentang Shuffle & Strides
Shuffle & Strides merupakan organisasi nirlaba yang berfokus pada pengurangan stigma kesehatan mental melalui kegiatan komunitas, olahraga, edukasi, dan akses terhadap dukungan profesional. Programnya mencakup lari komunitas, Mental Health Awareness Training, serta berbagai inisiatif untuk memperluas pengetahuan dan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan mental. (drh)





