Balihotnews.com l AMLAPURA- Tim Pengabdian Masyarakat dari ITB STIKOM Bali melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Bukit, Karangasem. Mengangkat tema ”Transformasi Digital Melalui Penerapan Sistem Informasi Pengelolaan dan Inventaris Barang pada Terop Giri Kembar”, kegiatan ini bertujuan memperkuat tata kelola usaha lokal berbasis teknologi digital. Tim pengabdian masyarakat ini diketuai oleh I Made Pasek Pradnyana Wijaya, S.Kom., M.Kom., dengan anggota Luh Putu Safitri Pratiwi, S.Si., M.Si., Ketut Gus Oka Ciptahadi, S.Kom., M.Kom., serta dua mahasiswi yaitu Gusti Ayu Made Bintang Widya Putri dan Made Ellery Kalinda.
Mitra pengabdian kali ini adalah Terop Giri Kembar, usaha penyewaan peralatan pesta dan upacara yang dikelola oleh I Komang Ngurah Budi Aditya. Usaha ini menyediakan berbagai kebutuhan acara seperti tenda/terop, kursi, meja prasmanan, meja bundar, hingga bale pawedaan, dan beberapa barang lain.
Pada tahap awal pelaksanaan, tim melakukan analisis proses bisnis dan menemukan beberapa kendala utama yang dihadapi mitra. Di antaranya adalah pencatatan inventaris yang belum terintegrasi sehingga sulit melacak status ketersediaan barang, risiko bentrok jadwal penyewaan akibat pemesanan manual, serta pencatatan keuangan yang terpisah sehingga menyulitkan penyusunan laporan.
Menjawab tantangan tersebut, tim ITB STIKOM Bali membangun sistem informasi berbasis website yang dirancang khusus untuk mempermudah operasional usaha. Tak sekadar membangun sistem, tim juga menggelar sosialisasi dan pelatihan intensif kepada pengelola mitra mengenai cara penggunaan sistem informasi tersebut melalui perangkat smartphone.
Sistem informasi berbasis website yang dikembangkan ini dirancang untuk dua jenis pengguna. Bagi masyarakat umum atau calon penyewa, website menyediakan fitur untuk melihat katalog jenis barang yang disewa beserta harganya, mengecek jadwal ketersediaan barang secara real-time, hingga menghitung estimasi perkiraan biaya sewa yang harus dibayarkan.
Sementara di sisi pengelola, website ini dilengkapi dengan fitur login keamanan, beranda pengelola, menu kelola data barang, kelola data penyewaan, hingga monitoring pengeluaran dan pendapatan usaha.
Melalui kegiatan pengabdian ini, pengelola Terop Giri Kembar merasa kehadiran sistem informasi berbasis website sangat membantu dan memberikan dampak positif yang nyata. Masyarakat yang ingin menyewa kini bisa langsung mengakses informasi secara transparan melalui website, sementara di sisi pengelola, operasional menjadi jauh lebih praktis karena tak perlu lagi bergantung pada buku catatan manual untuk memantau maupun mengelola penyewaan peralatan. (Bhn)





