Balihotnews.com | KLUNGKUNG – Bupati Klungkung I Made Satria menegaskan pentingnya pengendalian fungsi lahan sebagai pilar utama mitigasi bencana, saat membuka Rapat Kerja (Raker) I Tahun 2026 Staf Ahli Kepala Daerah (Kada) se-Bali di Ballroom Taman Alit Event Space Dians Garden, Kabupaten Klungkung, Rabu, 25 Pebruari 2026.
Raker tersebut mengangkat tema “Pengendalian Fungsi Lahan dan Daya Dukung Lingkungan Dalam Mitigasi Bencana”. Tema ini dinilai relevan dengan kondisi terkini, di tengah meningkatnya alih fungsi lahan dan frekuensi bencana alam di sejumlah wilayah Bali.
Dalam sambutannya, Bupati I Made Satria menegaskan bahwa pengendalian fungsi lahan dan menjaga daya dukung lingkungan bukan sekadar persoalan tata ruang, tetapi menjadi fondasi penting dalam upaya mitigasi bencana jangka panjang.
Bupati Satria menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Klungkung berkomitmen mengoptimalkan pelaksanaan penanggulangan bencana guna memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat dari ancaman dan dampak risiko bencana.
Menurutnya, koordinasi lintas daerah menjadi langkah strategis untuk merumuskan kebijakan yang lebih efektif dan terintegrasi. Melalui forum ini, para Staf Ahli Kepala Daerah se-Bali diharapkan mampu memberikan pandangan komprehensif terkait pengendalian lahan berbasis keberlanjutan lingkungan.
Melalui Rapat Koordinasi Daerah ini, Bupati Satria berharap para Staf Ahli dari seluruh Bali dapat memberikan masukan konstruktif untuk mengoptimalkan kebijakan pengendalian lahan.
“Kami berharap pertemuan ini menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat diimplementasikan dalam mitigasi bencana, khususnya di Kabupaten Klungkung, demi menjaga kelestarian dan perlindungan alam kita,” harap Bupati Satria.
Raker Staf Ahli se-Bali ini diharapkan melahirkan rekomendasi konkret yang tidak hanya memperkuat tata kelola ruang, tetapi juga memperkuat ketahanan daerah dalam menghadapi potensi bencana akibat perubahan fungsi lahan dan tekanan terhadap daya dukung lingkungan. (red).






