Komang Dyah Setuti Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bali Lewat PAW Gantikan Almarhum Ray Yusha

Foto: Komang Dyah Setuti, S.Sn., M.I.Kom., resmi dilantik sebagai Anggota DPRD Provinsi Bali lewat mekanisme Penggantian Antarwaktu (PAW) menggantikan almarhum Jro Nyoman Ray Yusha. (Balihotnews/ist).

Balihotnews.com | DENPASAR – Komang Dyah Setuti, S.Sn., M.I.Kom., resmi dilantik sebagai Anggota DPRD Provinsi Bali lewat mekanisme Penggantian Antarwaktu (PAW) menggantikan almarhum Jro Nyoman Ray Yusha.

Prosesi pelantikan PAW DPRD Bali berlangsung di Gedung Ruang Sidang Utama DPRD Bali, Jumat, 30 Januari 2026.

Pelantikan tersebut dirangkaikan dalam Rapat Paripurna ke-27 DPRD Provinsi Bali yang bersifat pengumuman atau istimewa pada Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025-2026.

Rapat Paripurna itu turut dihadiri Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta serta Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya atau Dewa Jack.

Usai pengucapan sumpah janji, Komang Dyah Setuti menerima ucapan selamat dari jajaran anggota DPRD Bali serta tamu undangan yang hadir.

Legislator asal Desa Banyuatis, Kabupaten Buleleng tersebut tampak didampingi sang suami, Gede Ngurah Wididana akrab disapa Pak Oles, yang dikenal sebagai Owner Minyak Oles Bokashi.

Berita Terkait:  Raih 186 Suara, Letjen I Nyoman Cantiasa Ungguli Ari Dwipayana dalam Pemilihan Ketua Umum PHDI Pusat

Saat dikonfirmasi awak media, Komang Dyah menyampaikan rasa syukur atas kelancaran prosesi pelantikan yang telah dilaluinya.

“Saya mengucapkan terima kasih bersyukur pelantikan hari ini berjalan dengan lancar sesuai dengan mekanisme,” kata perempuan berusia 61 tahun tersebut.

Ke depan, Komang Dyah akan bertugas sebagai Anggota DPRD Bali di Komisi III. Ia menyatakan komitmennya untuk melanjutkan pengabdian almarhum Ray Yusha, terutama pada sektor pembangunan yang menjadi fokus kerja komisi tersebut.

“Prinsip saya bertanggung jawab dengan masyarakat. Habis ini kita bekerja, mengucapkan terima kasih juga pada masyarakat mohon doanya agar kami bisa bekerja dengan baik,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Komang Dyah juga mengenang sosok almarhum Ray Yusha yang semasa hidupnya pernah menyampaikan keyakinan bahwa mereka akan duduk bersama sebagai anggota DPRD Bali.

Berita Terkait:  Pekerja Wajib Tahu! 10 Poin Baru dalam UU Pelindungan Ketenagakerjaan 

“Beliau berkata ibu nanti kita sama-sama di DPRD. Tapi kan suara saya kalah hanya dua masuk di provinsi dan beliau sangat luar biasa berpengalaman dan bisa ditiru,” terangnya.

Pengalaman pertama terjun langsung ke dunia politik diakui Komang Dyah sebagai tantangan tersendiri. Namun demikian, ia menilai dinamika politik justru membuka ruang belajar sekaligus kesempatan untuk lebih dekat dengan masyarakat di daerah pemilihannya.

“Kan tidak ada salahnya kalau kita belajar dan tentunya bertanggungjawab wilayah kami di Singaraja Dapil lima. Saya akan melanjutkan PR alm Jero Ray di pembangunan dan hari ini akan rapat kembali,” bebernya.

Diketahui, Komang Dyah merupakan ibu dari empat anak dan telah dikaruniai enam orang cucu. Pendidikan terakhirnya ditempuh pada jenjang magister di Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.

Berita Terkait:  Strategi 4 Pilar Demer usai Dilantik Bahlil Jadi Ketua DPD Golkar Bali

Selain aktif di lembaga legislatif, Komang Dyah juga dikenal aktif dalam berbagai organisasi. Ia terlibat di KONI Bali dan KONI Badung, menjabat sebagai Ketua IWAPI Bali, serta pernah menjadi Presiden Rotary Club of Bali Taman dan aktif di sejumlah organisasi perempuan.

“Kalau di KONI Badung saya pegang cabor senam lantai kalau di Provinsi kami pengurus di bidang anggaran,” paparnya.

Sementara itu, Pak Oles menyatakan dukungan penuh terhadap amanat yang kini diemban sang istri sebagai wakil rakyat di DPRD Provinsi Bali.

“Kita terus dukung dorong agar ada prestasi. Saya sudah pensiun istirahat tak ada rencana terjun ke politik. Mudah-mudahan dia bisa emban amanat dan sehat,” pungkasnya. (red).

 

Berita Terkini