Plakat Barong Daur Ulang Lapas Kerobokan Jadi Cenderamata Resmi Komisi XIII DPR RI

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Bali, Decky Nurmansyah, menyerahkan Plakat Angkul-Angkul Barong karya Warga Binaan Lapas Kelas IIA Kerobokan kepada anggota Komisi XIII DPR RI. (balihotnews/istimewa)
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Bali, Decky Nurmansyah, menyerahkan Plakat Angkul-Angkul Barong karya Warga Binaan Lapas Kelas IIA Kerobokan kepada anggota Komisi XIII DPR RI. (balihotnews/istimewa)

Balihotnews.com | BADUNG – Plakat Angkul-Angkul Barong karya Warga Binaan Lapas Kelas IIA Kerobokan menjadi cenderamata resmi pada kunjungan kerja reses Komisi XIII DPR RI di Bali.

Dalam agenda tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Bali, Decky Nurmansyah, menyerahkan plakat itu kepada anggota Komisi XIII DPR RI.

Plakat Barong yang menjadi ikon Lapas Kerobokan ini menampilkan simbol kebajikan dan keseimbangan Rwa Bhineda.

Keistimewaannya muncul dari bahan dasar yang sepenuhnya menggunakan koran daur ulang. Selain itu, proses kreatif ini menegaskan identitas pembinaan kemandirian di Lapas Kerobokan.

Karya tersebut telah tercatat sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) melalui Surat Pencatatan Ciptaan No. 001040538 per 11 November 2025 dengan judul Plakat Angkul-Angkul Barong Bali Berbahan Dasar Koran Daur Ulang.

Berita Terkait:  Melihat Berakhirnya PHDI Menuju MAHASABHA XIII, KMHDI Buleleng Soroti Ruang Anak Muda dan Persoalan Umat

Dengan legalitas ini, nilai karya meningkat sekaligus memperkuat program pembinaan yang mendorong penggunaan limbah menjadi produk bernilai ekonomi. Program tersebut berjalan di bawah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Kepala Lapas Kelas IIA Kerobokan, Hudi Ismono, menyampaikan apresiasinya terhadap pemanfaatan karya Warga Binaan sebagai cenderamata resmi.

“Kami merasa terhormat karya seni Warga Binaan kami, yang mencerminkan semangat transformasi dan didukung legalitas HAKI, dapat diserahkan langsung kepada Komisi XIII DPR RI. Ini adalah bukti bahwa kreativitas bisa lahir di mana saja. Kami bangga, produk daur ulang kami kini menjadi duta kebudayaan dan program pembinaan Lapas di tingkat nasional,” ujar Hudi.

Penyerahan cenderamata ini sekaligus menegaskan komitmen Lapas Kerobokan untuk terus mengembangkan pembinaan berbasis kreativitas agar Warga Binaan memiliki keterampilan yang berkelanjutan. (red)

Berita Terkait:  Pertamina Janji Sehari Tak Kelar, Koster Datangi Direktur Pertamina di Sanggaran

Berita Terkini