Di Wantilan Pura Dalem Kemenub berlangsung DHARMOPADESA “Paruman Agung Dharma Gosana Pusat Di Atensi Oleh Bhabin Kemenuh Polsek Sukawati

Polda Bali-Polres Gianyar-Polsek Sukawati, Pada hari Sabtu tanggal 08 September 2018 pkl 10.00 wita bertempat di pura Dalem Desa Pekraman Kemenuh telah berlangsung DHARMOPADESA “Paruman Agung Dharma Gosana Pusat “

 

Hadir pada

a. IDA PERANDA JELANTIK DUAJA

b. Peranda seluruh Nusantara

c. Pengiring

d. Ketua Yayasan Dharma Upadesa

e. Penglingsir Puri se Propinsi Bali

f. Plh. Bupati Gianyar

g. Muspika Kec. Sukawati

h. Perbekel Kemenuh

i. Ketua panitia DHARMOPADESA “Paruman Agung Dharma Gosana Pusat “ IDA BAGUS PUTU PAWITRA

j. Bendesa Adat Sekecamatan sukawati

 

Dibuka oleh pembawa acara yang pada intinya menyampaikan selamat datang dan terima kasih atas kehadirannya dalam DHARMOPADESA “Paruman Agung Dharma Gosana Pusat “

 

Menyanyikan kidung asta paka oleh darna upadesa

 

Ketua panitia DHARMOPADESA “Paruman Agung Dharma Gosana Pusat “ IDA BAGUS PUTU PAWITRA pada intinya menyanpaikan terima kasih kepada seluruh undangan yang telah hadir dalam kegiatan, dimana DHARMOPADESA dilaksanakan setiap enam bulan sekali dengan tujuan untuk melestarikan adat istiadat dan sastra agama  serta untuk mendoakan NKRI agar tetap Bersatu dan selalu bahagia, saat ini dibahas permasalahan ngaben masal, semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar

 

Ketua DHARMOBUSANA Kab. Gianyar pada intinya menyanpaikan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan DHARMOPADESA “Paruman Agung Dharma Gosana Pusat “  dan terima kasih kepada yang telah menyumbang dan sponsor sehingga terselenggaranya kegiatan ini, permasalahan yang dibahas adalah ngaben kinembulan sehingga dapat mensejatrakan masyarakat hindu

 

Asisten 1 Kab. Gianyar Pemerintahan dan Kesra  I WAYAN SUARDANA pada intinya menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia sehingga tersellenggaranya kegiatan yang tentunya sangat bermanfaat kepqda perkembangan umat hindu di Bali dan nusantara

 

Penglingsir puri klungkung pada intinya memohon petunjuk untuk kedepannya bagaimana seharusnya kegiatan pengabenan sebingga dapat dipakai salah satu acuan walaupun sedikit berbeda namun ada acuan

 

Penglingsir puri saren kauh ubud TJOKORDA RAKA KERTIYASA pada intinya menyampaikan terima kasih karena sudah ingat kepada puri sesuai dengan sejarah, dari dulu gejolak sosial di bali tidak pernah selesai dari jamannya empu kuturan, danghyang dwi jendra, kami di puri akan berpatokan kepada Ida Peranda semuanya, banyak aturan yang berlaku sehingga cukup membingungkan dalam jaman sekarang, semua aturan mari kita tetapkan , berikan petunjuk kepada kami di Puri mana yang harus kami jalankan, banyak budaya yang masuk ke bali sehingga sedikit membingungkan, mohon diberikan aturan sehingga ada dipakai pegangan untuk generasi muda

 

Ketua DHARMOPADESA  nusantara pada intinya menyampaikan bahwa tingkat kehadiran yang luar biasa saat ini menunjukan bahwa akan adanya keputusan yang baik sehingga kita dapat membawa umat yang bahagia ,  mari kita pecahkan salah satu permasalahan terkait permasalahan pengabenan selanjutnya  membuka Paruman Agung Dharma Gosana Pusat

 

Penyerahan piagam dari ketua Darmobusa nusantara kepada ida dalem semarapura dan penglingsir puri ubud

 

Dilanjutkan dengan pembahasan terkait upacara pitre yadnya

 

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pukul 15.00 wita selama kegiatan dapat berjalan dengan kondusif

 

Kegiatan diamankan oleh Bhabinkamtibmas Desa Kemenuh berkolaborasi dengan Bhabinsa dan pecalang Desa Pekraman Kemenuh




Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.