Polres Gianyar Gelar Upacara HUT RI Ke 73

Polda Bali-Polres Gianyar. Tanggal 17 Agustus merupakan hari yang sangat penting bagi bangsa Indonesia. Karena pada hari itu rakyat Indonesia menyatakan kemerdekaannya dan bebas dari para penjajah serta awal mula berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sebagai tanda rasa syukur kita atas nikmat kemerdekaan ini, Kepolisian Resor Gianyar menggelar upacara peringatan HUT RI ke-73 di halaman Mapolres Gianyar yang di pimpin oleh Waka Polres Gianyar Kompol I Nengah Sadiarta,S.H.,S.I.K. dan diikuti oleh seluruh Pejabat Utama, anggota Polres dan Polsek jajaran serta PNS Polri, Jumat (17/8).

Dalam amanatnya Waka Polres Gianyar membacakan amanat dari Kapolri Jendral Drs. M Tito Karnavian, M.A Ph.d.  yang dalam amanatnya menyampaikan, peringatan hari kemerdekaan pada hari ini, marilah kita jadikan sebagai ajang perenungan kebangsaan, bukan hanya semata tentang pengorbanan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan, tetapi juga sebagai generasi muda, kita semua memiliki moral resporisibility yang harus diimplentasikan melalui prestasi prestasi mengisi kemerdekaan. hal ini selaras dengan tema peringatan pada tahun ini yakni Kerja Kita, Prestasi Bangsa.

Kemerdekaan yang diperoleh bangsa Indonesia bukanlah pemberian dari penjajah, tetapi melalui perjalanan panjang dan perjuangan yang melelahkan dari para pejuang kemerdekaan dengan tetesan darah, keringat dan air mata, hanya berbekal bambu runcing dan semangat membara tak kenal padam.

Kapolri juga menyampaikan tiga hal , “Implementasikan nilai-nilai luhur kejuangan yang telah diwaris para palawan, dengan senantiasa memberikan pengabdian terbaik sebagai Bhayangkara sejati. jaga stabilitas internal tingkatkan profesionalisme pelaksanaan tugas dan bangun semangan berprestasi untuk mewujudkan Polri yang semakin dicintai rakyat. Tingkatkan terus soliditas dan kerja sama sinergi dengan TNI,Pemerintah Daerah dan seluruh stakeholders lainnya dalam mengawal dan mengamankan berbagai agenda Kamtibmas ke depan.”, Imbuh Kapolri.

Dalam menyiapkan langkah-langkah antisipatif terhadap segala potensi kerawanan yang muncul. Polri tidak lagi bersifat reaktif (Reactive Policing) atau menunggu terjadinya kejahatan, baru menyiapkan langkah antisipasi, tetapi Polri harus bersikap proaktif (proactive policing) dengan mengetahui sumber permasalahan sejak embrio dan mengelolanya agar tidak berkembang bahkan menghentikannya sehingga tidak terjadi gangguan nyata.

“Untuk mewujudkan hal tersebut, Polri tidak bisa berkerja sendiri, Polri harus berkerja sama dengan seluruh stakeholders terkait, sehingga hasil yang diharapkan dapat tercapai dengan sebaik-baiknya”, ungkap Kapolri.

Pada akhir amanatnya, Kapolri menekankan perihal pentingnya setiap anggota Polri untuk menyadari, bahwa Polri juga berperan sebagai pengawal demokrasi dan perekat unsur kebhinekaan bangsa. Oleh sebab itu, perenungan nilai proklamasi 17 Agustus 1945 sangatlah berharga sebagai landasan instropeksi dan motivasi jati diri Polri dalam pelaksanaan tugas.

Diakhir Upcara Waka Polres Gianyar menyapaikan agar pelaksana tugas kedepan agar lebih ditingkat karena banyak terdapat momen momen internasional yang diadakan di bali khusunya Kabupaten Gianyar.




Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.