Cegah Masuknya Radikalisme Dikalangan Pelajar dan Mahasiswa, Kapolda Bali Berikan Pembekalan Umum di Universitas Udayana

POLDA BALI , BID HUMAS,  Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus R. Golose memberikan pembekalan umum KKN PPM Periode XVII Tahun 2018 Universitas Udayana, bertempat di Gedung Widya Sabha, Universitas Udayana. Selasa, 26/18.

Dalam kegiatan pembekalan umum di Universitas Udayana, Kapolda Bali menyampaikan materi tentang dinamika radikalisme dan terorisme di Indonesia, berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh lembaga terpercaya, pelajar dan mahasiswa di Indonesia rentan terpapar radikalisme.

Oleh karena itu kita harus dapat memberikan strategi penanggulangan terorisme dengan cara kontra radikalisasi, kontra ideologi, deradikalisasi dan penegakan hukum. “Termasuk dengan memberikan pembekalan atau pemahaman kepada para pelajar dan mahasiswa yang rentan terpapar radikalisme.” Ucapnya.

Irjen Pol. Golose juga menambahkan perkembangan teknologi saat ini banyak beredar ajaran-ajaran yang menyimpang dari ideologi Pancasila, sehingga lembaga pendidikan diharapkan lebih menanamkan nilai-nilai ideologi Pancasila kepada anak didiknya agar tidak mudah tergerus oleh perubahan arus globalisasi dengan menerapkan Konsensus Dasar Negara Republik Indonesia yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

Selain menyampaikan materi tentang radikalisme dan terorisme Kapolda Bali juga mengajak seluruh Mahasiswa KKN Universitas Udayana berjumlah 2500 orang, untuk bersama-sama menyanyikan lagu-lagu Nasional.

Diakhir kegiatan mantan Deputi Bidang Kerjasama Internasional BNPT ini menyampaikan apresiasinya kepada Universitas Udayana bahwa tingkat pemahaman tentang nasionalisme amat sangat tinggi, serta seluruh mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini juga mengatakan tidak ada yang setuju apabila ada idiologi lain selain idiologi pancasila.

“Saya yakin bahwa ini akan menjadi embrio yang sangat baik dalam rangka program deradikalisasi maupun kontra radikalisasi, dengan pemahaman kebangsaan yang merupakan obat mujarab bagi bangsa kita yang akhir-akhir ini banyak masalah dengan radikalisme dan terorisme.” Tutupnya.




Be the first to comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.