Truk Besar Masuk Batubulan Siang Hari, Petugas Lalu Lintas Beri Tindakan Tegas

Polda Bali-Polres Gianyar-Sat Lantas, Petugas memberhentikan truk besar yang sedang melintas Batubulan bukan pada jamnya di simpang Denjalan siang ini, Jumat (18/5). Para sopir dikenakan pasal pelanggaran rambu-rambu melintas dijalan tidak pada jamnya.

Siang ini arus lalu lintas sepanjang Batubulan cukup padat dikarenakan peningkatan volume kendaraan yang mengarah Gianyar, namun ada satu pemandangan yang berbeda yaitu 2 kendaraan truk besar melintas Batubulan yang menimbulkan kemacetan. Sontak petugas yang sedang melaksanakan pengaturan melakukan pengejaran terhadap truk besar tersebut. Tak ingin membuat situasi tambah macet petugas menarik truk tersebut untuk dimasukkan ke lokasi yang cukup besar di simpang Denjalan. Ketika tiba di lokasi parkir petugas memeriksa kelengkapan surat-surat sopir tersebut. Setelah dimintai keterangan sopir mengaku tidak melihat adanya rambu larangan kendaraan besar masuk di siang hari. Setelah diberikan penjelasan akhirnya sopir tersebut menerima kesalahan yang diperbuat, petugaspun memberikan tindakan tilang sebagai efek jera kepada sopir truk agar selalu memperhatikan rambu-rambu lalu lintas.

Ditelusuri mitra humas ke jalur masuk wilayah Gianyar memang terpasang rambu larangan truk besar melintas pada jam 06.00 sampai 22.00 wita. Dikarenakan kepadatan arus di jam-jam tersebut sehingga akan menimbulkan kemacetan yang lebih parah jika dibiarkan. Hingga penindakan terhadap truk besar selesai situasi arus lalu lintas sepanjang Batubulan tetap lancar meski terjadi peningkatan volume kendaraan.

Saat dihubungi via telepon Kanit Turjawali  Sat Lantas Polres Gianyar IPDA Eric Andrian , S.TrK menjelaskan ” pihaknya akan selalu menindak tegas jika ada truk-truk besar yang masih melintas di sepanjang Batubulan tidak pada jamnya, karena pengguna jalan lainnya akan sangat terganggu oleh kemacetan yang ditimbulkan oleh sopir truk tersebut”, jelasnya.Utama -Truk Besar Masuk Batubulan Siang Hari, Petugas Lalu Lintas Beri Tindakan Tegas




Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.