Swadarmaning agama dan Swadarmaning negara

Utama -Swadarmaning agama dan Swadarmaning negaraPolda bali -Polres Gianyar -Sat reskrim.
Agama adalah tuntunan hidup, dengan ajaran agama kita senantiasa dituntun dan diajarkan untuk melakoni hidup yang benar sesuai dengan kaedah kaedah agama, sementara Dalam kehidupan kita sehari hari kita dituntut untuk untuk selalu beraktifitas untuk memenuhi kebutuhan hidup, aktifitas ini disebut sebagai pekerjaan atau profesi. Dari pekerjaan inilah kita kemudian mendapatkan penghasilan, atas penghasilan inilah kemudian dapat memenuhi kebutuhan hidup guna keberlangsungan hidup bersama keluarga.

Dengan demikian agama adalah tuntunan hidup(kebutuhan rohani) sedangkan pekerjaan adalah kebutuhan hidup (kebutuhan jasmani).

Selanjutnya apa kaitan Swadarmaning agama dan swadarmaning negara, swadarmaning agama mengajarkan kita bagaimana kita dalam melaksanakan kewajiban sebagai umat yang beragama, sementara swadarmaning negara mengajarkan bagaimana kita melaksanakan kewajiban kita sebagai alat negara. Dari pernyataan ini hendaknya kita bisa memgambil porsi yang seimbang atas kedua kebutuhan tersebut. Tidak ada yang mendominasi satu dengan yang laiinya.
Dibutuhkan keputusan yang bijak ketika dua hal tersebut terjadi dalam waktu yang bersamaan.

Rangkaian pelaksanaan pilkada bupati gianyar yang saat ini sedang dalam tahap kampanye, maka setiap hari anggota polres gianyar diwajibkan untuk melaksanakan apel pagi sebelum melaksanakan tugas pengamanan. Hari ini minggu/27-5-2018, 08.00 wita. dilapangan apel polres gianyar. Dalam rangkaian menyongsong hari Galungan yang merupakan hari raya dalam agama hindu hari ini disebut sebagai hari penyekeban. Penyekeban ini adalah hari raya sebelum hari penyajaan kemudian hari penampahan ,dalam menyambut hari raya galungan, sehingga banyak persiapan persiapan yang sudah harus dilakukan.

Meskipun demikian sebagai anggota polri tetap wajib melaksanakan dua kegiatan tersebut, yaitu menyelesaikan kegiatan dirumah di hari penyekeban ini dan melaksanakn apel dalam rangka persiapan pengamanan kampanye.
Dalam situasi seperti ini, dalam pelaksanaan apel pagi, personil sat reskrim yang terseprint dalam Satgas gakkum dalam oprasi mantap praja tahapan kampanye masih tetap eksis melaksanakan kegiatan apel bersama satgas lainnya, selanjutnya melaksanakan pam gereja dan pam simakrama. Sebagai petugas polri sangat dituntut bisa mengambil keputusan yang bijak, sehingga bisa memberikan porsi yang seimbang atas dua situasi tersebut. Yang pada akhirnya adanya keselarasan antara swadarmaning agama dan swadarmaning negara.




Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.