Petugas Olah TKP dan Piket Fungsi Polsek Sukawati Polres Gianyar Mendatangi Kejadian Gantung Diri

Polda Bali-Polres Gianyar-Polsek Sukawati, Identifikasi/Olah TKP Polsek Sukawati Polres Gianyar bersama piket Fungsi mendatangi TKP Gantung Diri di Br. Pegambangan, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, Gianyar, hari Selasa, 28 Nopember 2017 pukul 09.45 wita bertempat di dalam kamar rumah korban. Korban diketahui bernama Ketut Agus Joko, 38 th, Laki, Swasta, Hindu alamat Br. Pegambangan, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.

Kejadian tersebut pertama kali di saksikan oleh :
* Ni Ketut Sriani, 50 th, Pr, Ibu Rumah tangga, Hindu alamat Br. Pegambangan, Desa Batubulan, Kec. Sukawati, Gianyar.
2. Nyoman Agus Sudiarta, 51 th, Swasta, Hindu alamat Br. Pegambangan, Desa Batubulan, Kec. Sukawati, Kab Gianyar.(ikut menurunkan korban)
3. Kadek Hermato, 31 th, Laki, Hindu, Swasta alamat Br. Pegambangan, Desa Batubulan, Kec. Sukawati, Kab Gianyar (ikut menurunkan korban)
4. Kadek Putra, 26 th, Laki Swasta Hindu alamat Br. Pegambangan, Desa Batubulan, Kec. Sukawati, Kab Gianyar (ikut menurunkan korban)

Dari keterangan saksi kejadian berawal Pada hari Selasa, 28 Nopember 2017 sekira pukul 08.00 wita korban bangun seperti biasa kemudian minum kopi, sekira pukul 09.40 wita keponakan korban an. Kadek Hermanto (saksi 3) mendapat sms kakaknya Putu Ernawati yang isinya ” Pak Oka naruh dompet dilemari kasi tau kadek untuk ngurus keperluan pak oka ya ” setelah mendapatkan sms kemudian Kadek Hermanto mrnyampaikan hal tersebut ke ibunya ( saksi 1 ) / ipar korban melalui telpon , kemudian sekira pukul 09.45 wita ipar korban (saksi 1 ) mengecek ke kamar korban pada saat masuk kekamar korban saksi 1 merasa kaget melihat keadaan korban yang sudah dalam keadaan tergantung di palpon kamarnya dengan menggunakan tali pelastik dibagian barat daya kamarnya, saksi 1 selanjutnya menghubungi saksi-saksi, saksi 2,3 dan 4 menurunkan korban dan langsung membawa korban ke RSU Premagana.

Setelah di periksa dokter jaga RSU Premagana an. dr. I Made Rai Wiana, menerangkan pada saat korban diterima di unit UGD RSU Premagana sekira pukul 10.15 wita korban sudah tidak ada nafas dan denyut nadi kondisi korban sudah dingin, ditemukan dileher ada bekas jeratan setengah melingkar di bagian leher, muka / wajah korban sudah biru / lebam mayat diperkirakan karena bekas jeratan di leher sehingga tidak ada aliran darah dan oksigen ke wajah, lidah tidak menjulur, tidak mengeluarkan kotoran, korban hanya mengeluarkan air seni, tidak ada tanda tanda kekerasan di tubuh korban.

Pihak keluarga korban menerima kejadian ini adalah musibah dan tidak akan melanjutkan / mempermasalahkan kejadian ini, rencananya korban akan dibawa kerumah duka untuk diupacarai sesuai dengan agama dan adat istiadat setempat.

Dari analisa petugas Kejadian gantung diri di Banjar Pegambangan Batubulan diakibatkan karena korban mempunyai permasalahan yang tidak bisa dipecahkan sehingga korban mengambil jalan pintas Ini. Dari hasil olah TKP diprediksi Korban sudah merencanakan tindakan gantung diri dimana korban telah menyiapkan tali plastik warna biru dan sempat melubangi plafon kamarnya, korban melaksanakan aksinya pada waktu rumah korban dalam keadaan sepi hanya ada saksi 1.

Kapolsek Sukawati PANDE PUTU SUGIARTA SH menjelaskan anggota kami setelah menerima laporan dengan cepat langsung mendatangi TKP dan melakukan tindakan awal di Tkp dan langsung menangani kejadian tersebut sampai tuntas.

Personil Polsek Sukawati berkoordinasi dengan Prajuru Desa Setempat untuk mengantisipasi hal-hal kemungkinan terjadi, membuatkan pernyataan dari pihak keluarga sehingga tidak muncul permasalahan dikemudian hari. Bhabin Kamtias Desa Batubulan Akan memonitor setiap perkembangan yang terjadi.




Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.