Kapolsek Tegalalang melaksanakan Sambang ke Kantor Desa Kedisan

Polda Bali –  Polres Gianyar, Polsek Tegallalang

Dalam upaya mewujudkan pemerintahan Desa yang transparan, bersih, acountable dan untuk menindaklanjuti printah Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, tentang pengawasan ,pegawalan dan pengamanan penggunaan dana Desa pada Hari Rabu tanggal 25 Oktober 2017, pukul 12.30 wita, setelah kegiatan pengamanan sidang anmaning tahap 2 di Pn Gianyar, Kapolsek Tegallalang AKP I NYOMAN MERTA KARIANA, S.H., M.H. berasama-sama Bhabinkamtibmas Desa Kedisan AIPTU I DEWA GEDE RAKA ARJANA, melaksanakan sambang ke Kantor Desa Kedisan yang diterima oleh Sekdes Kedisan I NYOMAN SEMIRA YASA (No HP 085238600420), Bendahara Desa Kedisan I GEDE FERY PERDANA PUTRA, Kepala Dusun Kedisan Kaja I MADE SUMADI.

Pada kesempatan tersebut Kapolsek Tegallalang melakukan koordinasi tentang Dana Desa Tahun Anggaran 2017.

Jumlah anggaran Dana Desa Tahun 2017 untuk Desa Kedisan Rp 920.788.000,- (Sembilan ratus dua puluh juta tujuh ratus delapan puluh delapan ribu rupiah), yang dicairkan dalam dua tahap, tahap I sebesar 60 % dan tahap II sebesar 40 %.

Tahap I kegiatannya dimulai tanggal 28 April 2017, dibagi menjadi 3 (tiga) kegiatan, sebagai berikut :

1. Proyek air minum Banjar Kebon dengan nilai Rp 141.536.000,- (Seratus empat puluh satu juta lima ratus tiga puluh enam ribu rupiah), sudah selesai 100 %.

2. Proyek peremajaan air minum Banjar Cebok, dengan nilai Rp 155.464.000,- (Seratus lima puluh lima ribu empat ratus enam puluh empat ribu rupiah), baru terlaksana 75 %.

3. Jalan lingkar pondokan Bayad dengan volume proyek 1. 043 M, proyek cor beton, senderan dan saluran air, senilai Rp 345.875.000,- (tiga ratus empat puluh lima juta delapan ratus tujuh puluh lima rupiah), baru selesai 65 %.
Proyek tersebut dibagi menjadi dua tahapan.
Tahap pertama senilai Rp 255.472.800,- (dua ratus lima puluh lima juta empat ratus tujuh puluh dua ribu delapan ratus rupiah), dilanjutkan tahap kedua Rp 89.902.200,- ( Delapan puluh sembilan juta sembilan ratus dua ribu dua ratus rupiah).

Tahap kedua :
Rencana pembukaan badan jalan lingkar Tebe Dauh di Dusun Kedisan Kaja Kelod, disertai dengan senderan, dengan volume 560 (lima ratus enam puluh) meter, dengan nilai proyek Rp 222.959.000,- (Dua ratus dua puluh dua juta sembilan ratus lima puluh sembilan ribu rupiah).

Bidang pembergayaan :
Kegiatan pemberdayaan usaha kecil dan industri rumah tangga (pelatihan pembuatan kue), nilai proyek Rp 13.845.256,- (tiga belas juta delapan ratus emlat puluh lima ribu dua ratus lima puluh enam rupiah), kegiatan tersebut sudah terlaksana dengan anggaran yang terserap sebesar Rp 12.197.000,- (dua belas juta seratus sembilan puluh tujuh ribu rupiah), sisanya dimasukkan ke anggaran perubahan.

Semester II Bulan September sampai dengan Desember 2017 :
1. Pemberdayaan Posyandu, UP2K (Usaha peningkatan pendapatan keluarga), dan BKB (Bina Keluarga Balita), serta PMT (Pemberian makan tambahan untuk balita), senilai Rp 30.328.744, – (Tiga puluh juta tiga ratus dua puluh delapan ribu tujuh ratus empat puluh empat rupiah).
Kegiatan tersebut belum dilaksanakan.

2. Kegiatan peningkatan kapasitas kelompok masyarakat.
Bentuk kegiatannya adalah pelatihan pengelolaan limbah dan sampah.
Nilai proyek sebesar Rp 11.280.000,- ( Sebelas juta dua ratus delapan puluh ribu rupiah).
Kegiatan tersebut belum terlaksana.

Sistem pengerjaan proyek dengan menggunakan sistem penunjukan langsung melalui surve harga di 3 (tiga) tempat.

Yang dikelola oleh TPK (Team Pelaksana Kegiatan) yang SKnya dibuat dan ditandatangani oleh Kepala Desa.

Setiap proyek dibuatkan papan informasi yang dapat diketahui oleh masyarakat serta dibuatkan laporan pertanggung jawabannya.

Dana desa tersebut juga telah dibuatkan bender yang terpasang di depan Kantor Desa, yang dapat diketahui oleh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut Kapolsek Tegallalang menyampaikan kepada Sekdes Kedisan agar dalam pengelolaan dana desa betul-betul dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang berlaku, jangan sampai ada penyimpangan, agar dibuatkan laporan pertanggungjawaban yang transparan dan diketahui oleh warga masyarakat.
Setiap kegiatan agar selalu dikoordinasikan dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa sehingga tidak terjadi pelanggaran




Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.