Hostel di Ubud Akan Ditertibkan, Karena Pemda Belum Keluarkan Perbup

salah satu hostel

UBUD, balihotnews.com – Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar, Anak Agung Bagus Ari Brahmanta mengatakan berdasarkan pendataan yang ia lakukan, saat ini ada sektiar 20 lebih hostel (hotel murah) yang ada di seputaran Ubud. “Kami akan mengendalikan ini, agar tidak lagi berkembang, karena keberadaan hostel memang sudah memicu perang tarif,” tegas Ari Brahmanta.

Hostel tersebut tidak tergolong dalam akomodasi yang tercantum dalam Perbup Kabupaten Gianyar tentang penataan dan pengendalian komodasi pariwisata. Namun selama ini dominan pemilik house tel menggunakan ijin home stay. “Ijin rata rata mereka (pemilik hostel-red) masih home stay, cuma home stay kan biasanya hanya dua bad untuk satu kamar, tapi kalau house tel mereka menyiapkan sampai 10 bad untuk satu kamar,” bebernya.

Meski demikian pihaknya masih berupaya melakukan sosialisasi dengan para pemilik house tel di seputaran Ubud. Bila kondisi ini masih berlangsung, pihaknya akan berkordinasi dengan Satpol PP untuk melakukan penertiban. “ Kita akan kumpulkan dulu pemilik hostel ini, dan kita himbau mereka mau kembali beralih ke home stay, “ ucapnya.

Pria akrab disapa Gung Ari menambahkan selain memicu persaingan harga keberadaan house tel juga memberi dampak signifikan terhadap citra pariwisata budaya. “Jelas memberi pengaruh, karena hostel tidak ada menonjolkan penginapan yang berbasis desa wisata, karena dalam satu kamar mereka sampai 10 bad, yang normalnya untuk home stay hanya dua bad per kamar,” tutupnya. (yes)




Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.