102 Stand UMKM Badung Siap Ramaikan HUT Mangupura ke-16

Ketua Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf) Badung, Nyoman Primahita Gunadarma, pada Jumat (14/11/2025) menjelaskan terkait UMKM yang akan meramaikan HUT Mangupura ke-16 pada 22-23 November 2025 mendatang. (Balihotnews/Ist)
Ketua Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf) Badung, Nyoman Primahita Gunadarma, pada Jumat (14/11/2025) menjelaskan terkait UMKM yang akan meramaikan HUT Mangupura ke-16 pada 22-23 November 2025 mendatang. (Balihotnews/Ist)

Balihotnews.com | ​BADUNG – Sebanyak 102 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dipastikan akan meramaikan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 Ibu Kota Mangupura, Kabupaten Badung, pada 22-23 November 2025 mendatang di Lapangan Puspem Badung.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung menegaskan, pelibatan UMKM skala besar ini bertujuan untuk menjadikan momentum perayaan sebagai ajang penggerak ekonomi rakyat.

Ketua Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf) Kabupaten Badung, Nyoman Primahita Gunadarma, menjelaskan bahwa pelibatan UMKM secara masif ini merupakan langkah baru Pemkab Badung. Menurutnya, perayaan HUT tidak hanya soal hiburan, tetapi wajib memberi dampak ekonomi langsung.

​”Selain sebagai pelestarian budaya sesuai tema, kegiatan ini harus menciptakan pertemuan ekonomi. Ada transaksi, ada pemasaran, dan ada peluang sinergi dengan pemerintah,” ujar Primahita saat dikonfirmasi, Jumat (14/11/2025).

Berita Terkait:  KPU Bali dan Kodam IX/Udayana Jalin Perjanjian Kerja Sama Perkuat Sinergitas dan Pemutakhiran Data Pemilih

Primahita memastikan, seluruh pelaku usaha yang terlibat merupakan warga lokal Badung yang telah melalui proses kurasi ketat.

“Semua UMKM yang terlibat sudah melalui proses kurasi, dan basisnya adalah warga Badung,” jelasnya.

​Dari total 102 UMKM tersebut, rinciannya meliputi 61 UMKM di sektor Food & Beverage (FNB), 20 UMKM fashion dan kriya, serta 6 clothing line. Selain itu, terdapat pula 15 stand yang akan diisi oleh organisasi wanita (Owastra).

​Ratusan stand tersebut akan ditempatkan di berbagai titik strategis, mulai dari walking area, area kuliner, hingga lokasi panggung utama (main venue) di lapangan pusat pemerintahan.

Meski ini merupakan tahun pertama pelibatan UMKM dalam skala besar, Primahita menyebut pihaknya telah menyiapkan mekanisme pengukuran yang jelas. Panitia belum menetapkan target nilai transaksi, namun data pendapatan akan dikumpulkan secara digital.

Berita Terkait:  Tidak dapat Disehatkan, OJK Cabut Izin Usaha Pt Credit Saison Indonesia Finance

“Seluruh UMKM wajib mengisi Google Form berisi laporan pendapatan harian. Ini event pertama, jadi data tersebut akan menjadi acuan kami untuk penetapan target ekonomi di gelaran tahun berikutnya,” tuturnya.

Melalui pola baru yang lebih terukur ini, pihaknya pun berharap HUT Mangupura bukan sekadar selebrasi tahunan, tetapi dapat menjadi ruang tumbuh yang nyata bagi UMKM lokal.*** (dre)

 

Berita Terkini